Dewan Pers

Dark/Light Mode

RSUD Tarutung Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid

Sabtu, 2 Mei 2020 01:32 WIB
RSUD Tarutung Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid

RM.id  Rakyat Merdeka - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Sumatera Utara, akan menambah ruang isolasi pasien Covid-19.

"Kita akan menambah ruangan isolasi pasien dengan status ODP maupun PDP. Sedangkan ruangan yang sebelumnya akan dibenahi dan membangun ruangan baru. RS ini akan kita manfaatkan fasilitas semaksimal mungkin," kata Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan saat meninjau pembangunan dan kesiapan RSUD Tarutung menambah ruang isolasi covid, Jumat (1/05).

Bupati berharap pembangunan gedung baru ini dapat diselesaikan secepatnya untuk penanganan pasien yang terpapar wabah corona. 

Berita Terkait : BKS Siap Sumbangkan Plasma Darah Untuk Terapi Pasien Corona

"Ada bangunan yang harus selesai dalam satu minggu dan sisanya akan selesai dalam dua minggu. Dinas Permukiman perlu memastikan bahwa bangunan harus sesuai dengan juknis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) isolasi. Tidak boleh ada kurang ataupun lebih, harus benar-benar pas. Bangunan baru yang sedang dikerjakan diperkirakan dapat menampung 32 pasien isolasi," terangnya. 

Ia juga telah perintahkan agar dipersiapkan ruangan untuk melayani berobat umum maupun rawat jalan. Dokter dan medis yang terpapar hanya diperbolehkan melayani konsultasi via online, bukan melayani secara langsung

Selanjutnya, Bupati meninjau beberapa ruangan dan bangunan, serta beberapa prasarana rumah sakit yang dapat dipergunakan agar lebih banyak menampung pasien ODP dan PDP. Termasuk meninjau sarana dapur umum. 

Berita Terkait : Para Pahlawan Daur Ulang Sampah Di Tengah Covid-19

"Kualitas makanan para pasien harus benar-benar baik. Berikan makanan tambahan, seperti telur dan ekstrafooding untuk meningkatkan kesehatan tubuh agar semakin cepat pulih," kata dia. 

Terkait 48 tenaga medis dan kesehatan yang sedang diisolasi, Bupati menjelaskan, mereka dalam kondisi yang semakin membaik. 

"Kita juga sudah mengirimkan 59 sampel swab ke Laboratorium RS USU Medan. Kita doakan agar para saudara-saudari semakin baik dan mampu melewati kondisi ini. Mereka sudah 5 hari menjalani isolasi, kita lihatlah perkembangan selanjutnya," ucap Bupati.

Berita Terkait : Bintang Jokowi Mulai Meredup

Bupati juga berpesan kepada pimpinan RS, agar selalu menjaga dan memperhatikan kebutuhan kerja para petugas, termasuk memberikan vitamin dan wedang jahe agar tetap dalam kondisi sehat.

“Semoga RS rujukan Covid-19 ini dapat memberikan penanganan dengan baik," katanya.

Di tempat terpisah, Bupati juga memberikan bantuan kepada 164 mahasiswa di luar Tapanuli Utara, yang tidak pulang kampung. Mereka merupakan mahasiswa Unita dan IAKN yang berasal dari berbagai daerah di luar Taput. [FIK]