Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kasus Suap Proyek PLTU Riau-1
Novanto Ngaku Nitip Anak Ke Kotjo Untuk Belajar Manajemen
Selasa, 19 Februari 2019 19:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih pernah meyakini bahwa proyek PLTU Riau-1 adalah proyek Setya Novanto juga. Soalnya, dalam kasus itu, ada anak Novanto: Rheza Herwindo. Eni menyebut, pertemuannya dengan bos PT Blackgold Natural Resources Johanes B Kotjo difasilitasi oleh putra sulung Novanto itu. Namun, Novanto membantahnya.
Bantahan itu disampaikan Novanto, ketika bersaksi untuk Idrus Marham, yang duduk sebagai terdakwa dalam kasus tersebut, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (19/2).
Mantan Ketua DPR itu menyebut dirinya meminta tolong Kotjo, yang sudah dikenalnya selama lebih dari 20 tahun, untuk mengajari Rheza berbisnis. “Saya bangga dengan Kotjo. Dia pengusaha sukses. Waktu sama Anthony Salim, sukses. Anak saya, saya suruh belajar. ‘Tjo, anak saya ajarin lah, ekspor impor’,” tutur Novanto kepada Kotjo.
Baca juga : Minta Duit Kotjo, Eni Kerap Jual Nama Idrus
Kebetulan, Rheza juga merupakan kawan dari James Rianto, Direktur Samantaka, anak perusahaan PT Blackgold Natural Resources milik Kotjo. James Rianto, adalah keponakan Kotjo. “Kebetulan kenal James, diajak terus sama James,” imbuhnya.
Karena itu, Rheza mengikuti beberapa kali pertemuan antara Eni dengan Kotjo. Salah satunya, di Hotel Fairmont Jakarta, tanggal 3 Juli 2017. Novanto menyebut, putra sulungnya hanya mengikuti pertemuan itu sebentar saja.
“Waktu saya tanya, kamu ke Fairmont? Dia (Rheza) bilang ikut sebentar, hanya diajak James nganter Kotjo. Nggak lama, dia keluar karena ada janji,” tutur eks Ketua Umum Partai Golkar ini.
Baca juga : Dirut PLN Sofyan Basir Pernah Larang Kotjo Ikut Tender
Senada, Kotjo juga menyebut, Novanto “menitipkan” Rheza padanya untuk belajar. “Novanto titipkan anaknya ke saya biar ngerti belajar untuk manajemen. James Rianto pak, teman baiknya (Rheza) dari SMA,” bebernya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, ada skema kerja sama antara anak Setya Novanto, Rheza Herwindo, dengan perusahaan Johannes Budisutrisno Kotjo. Rheza pernah diperika KPK dalam kapasitasnya sebagai komisaris utama dari PT Skydweller Indonesia Mandiri.
“Kita tahu bahwa antara perusahaan penyuap dengan perusahaan itu, Skydweller (PT Skydweller Indonesia Mandiri itu punya kerja sama dan mereka tahu proses-proses. Khususnya Pak SN (Setya Novanto), proses pengadaan proyek ini,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarief, Sabtu (1/9/2018).
Baca juga : Novanto Bernostalgia Dengan Idrus Marham
Tak hanya skema serta proses kerjasama dalam proyek, Laode menyebut Setya Novanto dan anaknya, Rheza memahami tentang pengaturan uang suap serta aliran dana dalam proyek PLTU Riau-1 senilai 900 juta dolar AS itu. “Termasuk, proses yang berhubungan dengan pengaturan fee suap dan lain-lain,” beber Syarif. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya