Dark/Light Mode

Pilkada Diusulkan Ditunda

Jokowi Sudah Bilang Tidak, Emang DPR Berani Bilang Iya

Jumat, 11 September 2020 06:59 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Instagram)
Presiden Jokowi. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Banyak calon kepala daerah dan penyelenggara Pilkada kena Corona, ada juga yang khawatir Pilkada jadi klaster baru Corona. Karena itu muncullah usul agar Pilkada serentak yang akan digelar Desember ini, ditunda saja sampai Corona mereda. Tapi, Presiden Jokowi sudah memutuskan Pilkada tetap harus dilaksanakan tahun ini. Nah, kalau Jokowi sudah bilang begini, emang, DPR berani bilang lain?

Sebetulnya, Pilkada serentak tahun ini sudah ditunda sekali garagara Corona. Jadwalnya diundur sekitar 3 bulan. Dari September ke Desember 2020. Pergeseran agenda Pilkada ini diputuskan langsung oleh Presiden Jokowi dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) no 2 tahun 2020 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang diteken 4 Mei lalu.

Berita Terkait : Biar Transparan, Jokowi Dukung BPK Periksa Anggaran Penanganan Corona

Namun, wabah virus asal Wuhan, China itu belum kunjung mereda. Bahkan, kasusnya terus meningkat. Kemarin, penambahan kasus harian kembali mencetak rekor tertinggi, yakni menembus angka 3.861 kasus baru dalam sehari. Total, sudah 207.203 orang yang terinfeksi.

Tapi, Presiden Jokowi kali ini enggan melunak. dalam rapat terbatas (ratas) dengan topik lanjutan pembahasan persiapan pelaksanaan Pilkada serentak, di Istana Merdeka, Selasa (8/9) lalu, eks Wali Kota Solo itu memberi sinyal Pilkada tetap dilakukan Desember ini.

Berita Terkait : Jokowi: Pilkada Harus Terapkan Protokol Kesehatan, Jangan Ditawar

Ia beralasan, pemerintah dan negara manapun di dunia belum ada yang mengetahui kapan pandemi corona ini akan berakhir. “Pilkada harus tetap dilakukan, tidak bisa menunggu pandemi berakhir,” tegas Jokowi, melalui konferensi video.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, juga menyatakan hal serupa. Hingga saat ini, belum ada rencana dari pihaknya untuk menunda salah satu hajatan demokrasi itu.

Berita Terkait : Presiden Jokowi: Kesehatan Baik, Ekonomi Baik

“Tidak ada rencana menunda Pilkada ini, karena kita baru saja mulai,” kata Wiku dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, kemarin.
 Selanjutnya