Dark/Light Mode

Jokowi Dongkol Bertahun-tahun

Para Menteri Kok Tega Sih

Rabu, 7 Oktober 2020 07:32 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Twitter @jokowi)
Presiden Jokowi (Foto: Twitter @jokowi)

 Sebelumnya 
Ini bukan kali pertama Jokowi dongkol dengan kerja para menteri. Sehari sebelumnya, Jokowi juga menumpahkan kekesalannya dalam Ratas soal garam. Pasalnya, sebanyak 738 ribu ton garam rakyat tidak terserap industri. “Ini harus dicarikan jalan keluarnya. Kita tahu masalahnya, tapi tidak pernah dicarikan jalan keluarnya,” tegur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi juga sempat ngomel-ngomel sama menterinya di Sidang Kabinet Paripurna, 18 Juni lalu. Saat itu, Presiden kesal karena lambatnya serapan anggaran dan tidak adanya aura krisis dalam bekerja di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga : Jokowi Minta Sektor Pertanian Terus Dijaga

Sebelum pandemi, 12 Februari 2020, Jokowi juga dongkol gara-gara impor komoditas masih tinggi. Indonesia, sebut Jokowi, menjadi negara ketiga terbesar impor bahan baku baja dan besi. Soal cangkul yang masih impor juga pernah bikin dongkol Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, 6 November 2019. "Apakah tidak bisa didesain industri UMKM kita buat pacul. Tahun depan, saya beli ini puluhan ribu," kesalnya.

Pemerhati komunikasi politik Hendri Satrio menilai, rentetan kedongkolan Jokowi terhadap para menterinya ini minimal punya 2 tujuan. Pertama, minta tolong rakyat agar kinerja anak buahnya diawasi. Kedua, memberitahu masyarakat bahwa Jokowi berusaha me-manage kabinetnya.

Baca juga : Jokowi Minta Rencana Vaksinasi Disiapkan

"Saran saya kepada menterinya, kalau dimarahin di depan publik, jangan tersinggung. Kerja aja langsung. Nanti hasilnya laporin ke Presiden. Laporin ke publik juga lewat konferensi pers. Jangan diem aja," kata pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Sementara, pengamat politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno heran kenapa para menteri tega melihat Jokowi dongkol. "Menterinya nggak ngerti harapan Presiden. Padahal, sudah berulang kali Presiden marah," kata Adi, dalam obrolan dengan Rakyat Merdeka, tadi malam.

Baca juga : Petani Organik Jeneponto Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Pandemi

Ia menyarankan agar menteri-menteri yang tidak bisa kerja segera di-reshuffle saja. Sehingga, kejengkelan Presiden tidak berlarut-larut. "Siapa tahu menteri baru bisa kerja sesuai harapan Presiden," pungkasnya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.