Dark/Light Mode

Siapa Saja Yang Mengabaikan Protokol Kesehatan, Sehingga Timbul Korban Jiwa, Bakal Diminta Pertanggungjawaban Dunia Akhirat

Sabtu, 10 Oktober 2020 11:25 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo (Foto: Istimewa)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo prihatin dengan situasi demo di beberapa kota besar, termasuk Ibukota DKI Jakarta. Terlebih, demo tersebut berlangsung di tengah wabah Corona.

“Ingat, mereka yang mengabaikan protokol kesehatan, sehingga menimbulkan korban jiwa, bukan hanya dimintai pertanggungjawaban di dunia. Tetapi juga di akhirat,” tegas Doni, dalam talkshow “Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab” di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Jumat (9/10) sore.

Baca juga : Mahfud MD: Jadikan Protokol Kesehatan Bagian Kampanye Kreatif

Doni yang juga menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, dari hasil rapid test yang dilakukan sejumlah kepolisian daerah, ada pendemo yang reaktif Covid. Sementara dari hasil swab antigen, ada yang positif Covid.

"Ini harus disampaikan pada publik agar menghindari aktivitas berkerumun. Hindari yang menyebabkan mengancam keselamatan diri sendiri. Apalagi, orang lain," papar Doni Monardo yang sore itu ditemani wartawan senior, Suryopratomo.

Baca juga : Petugas Akan Lebih Agresif Gelar Razia Pengawasan PSBB

Ditegaskan, orang yang berbahaya bukan pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Melainkan orang positif yang belum melakukan pemeriksaan, atau yang biasa disebut orang tanpa gejala (OTG).

Begitu tiba di rumah usai aktivitas di luar, termasuk demo, tanpa sengaja OTG ini dapat menulari keluarga terdekat lain, terutama orangtua yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Baca juga : Sanksi Berat Buat Cakada Bandel Adalah Keniscayaan

"Seluruh komponen masyarakat dan keluarga, harus bisa saling menguatkan dan mengajak orang lain disiplin menjalankan protokol kesehatan," tegas Doni. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.