Dark/Light Mode

Kampanye Protokol Kesehatan

Menkes Ingatkan Lagi Lansia Rawan Terpapar Covid-19

Kamis, 24 September 2020 07:21 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. (Istimewa)
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto kembali mengingatkan di masa pandemi ini, lanjut usia (lansia) merupakan kelompok yang paling rentan berisiko terpapar Covid-19 dan terjadi kematian.

Untuk itu, Terawan berharap agar kelompok lansia selalu mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan hidup sehat.

Menurunya, keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat juga hendaknya senantiasa mengingatkan dan mendukung lansia untuk berperilaku hidup sehat, memberikan kasih sayang, mendampingi memiliki jaminan kesehatan, mandiri, aktif, produktif serta senantiasa bahagia.

Dia mengatakan, saat ini jumlah lansia di Indonesia sekitar 27,1 juta orang atau sekira 10 persen dari total penduduk. Pada tahun 2025 diproyeksikan meningkat menjadi 33,7 juta atau 11,8 persen dari total penduduk.

Baca juga : Puan: Revolusi Mental Dibutuhkan untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Peningkatan jumlah lansia dengan berbagai masalah kesehatannya, kata Terawan, menjadi tantangan untuk meminimalisir beban bagi masyarakat dan negara.

Karena itu, kesehatan lansia ini sudah masuk ke dalam indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan rencana strategis (Renstra) Kemenkes 2020-2024.

“Mari berikan dukungan dan kesempatan kepada para senior kita untuk tetap berkarya dan mendarmabaktikan potensinya bagi diri, keluarga dan masyarakat,” jelas Terawan.

Sementara, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan, mengabaikan penggunaan masker memicu terjadinya peningkatan kasus positif dan kematian akibat Covid-19.

Baca juga : Pelanggaran Protokol Kesehatan Terparah di Jakarta Pusat

“Ada empat tingkatan risiko penularan. Pertama, apabila seseorang yang membawa virus tidak menggunakan masker dan melakukan kontak dekat dengan orang rentan (di antaranya lansia) maka kemungkinan penularan mencapai 100 persen,” kata Yuri di Jakarta.

Kedua, jika ada orang yang sakit pakai masker, sementara kelompok rentan tidak memakai masker, maka potensi penularan mencapai 70 persen.

Ketiga, orang sakit pakai masker, sementara orang sehat tidak pakai masker, maka tingkat penularannya hanya 5 persen.

Keempat, jika keduanya pakai masker, maka potensi penularan hanya 1,5 persen. Lebih lanjut, Yuri mengingatkan, Covid-19 menyebar secara cepat melalui percikan droplet baik saat bersin maupun batuk.

Baca juga : Langgar Protokol Kesehatan, Satu Perusahaan di Kebon Jeruk Ditutup Sementara

“Memakai masker merupakan salah satu cara efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar,” ujarnya. Yuri juga mengimbau masyarakat memakai masker yang baik dan bahan yang benar.

Ia menjelaskan, ada tiga jenis masker yang direkomendasikan Kemenkes, yakni masker N95, masker bedah dan masker kain.

Yuri mengingatkan, masker kain tidak boleh berbahan sembarangan, misalnya kain tipis. Masker kain setidaknya harus memiliki dua lapis kain.

“Penggunaan masker kain maksimal selama tiga jam. Setelah itu, ganti dengan masker yang bersih,” kata Yuri. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.