Dark/Light Mode

Puluhan Bangkai Busway Terbakar

Netizen Suuzon, Ahok Ada Komen?

Sabtu, 14 Nopember 2020 06:50 WIB
Puluhan bangkai Bus Trans­ Jakarta yang selama ini disimpan di lokasi penampungan di Desa Dra­maga, Kabupaten Bogor terbakar, Jumat (13/11). (Foto: Antara)
Puluhan bangkai Bus Trans­ Jakarta yang selama ini disimpan di lokasi penampungan di Desa Dra­maga, Kabupaten Bogor terbakar, Jumat (13/11). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Puluhan bangkai Bus Trans­ Jakarta yang selama ini disimpan di lokasi penampungan di Desa Dra­maga, Kabupaten Bogor terbakar, kemarin. Dugaan sementara karena percikan api dari pengelasan. Tapi, netizen langsung suuzon alias buruk sangka. Bahkan, ada yang mencoba meminta Ahok ikut kasih komen, karena bus-­bus itu dibeli di era Ahok berkuasa dulu di Jakarta.

Kebakaran bus­-bus bangkai itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Ka­rena kondisi angin dan panas di wilayah Bogor, membuat apinya cepat membesar. Sesekali terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari sisa tabung bahan bakar bus.

11 mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan. Api baru bisa dipa­damkan sekitar pukul 16.00 WIB. Meskipun sudah padam, tim pe­madam kebakaran terus berjaga­-jaga. Pasalnya, di lokasi masih banyak bangkai TransJakarta lainnya.

“Total ada 11 unit Damkar yang diterjunkan. Dari Kota dan Kabu­ paten Bogor,” kata Danru Damkar Bogor, Sholeh.

Berita Terkait : Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Kebakaran Gedung Kejagung, Ini Perannya

Polisi mencatat ada 37 unit eks bus Transjakarta yang hangus terbakar. Bus yang terbakar merupakan bus TransJakarta lama yang berwarna kuning orange.

Kapolsek Dramaga, Iptu Dian Pornomo mengatakan, polisi masih mencari faktor penyebabnya. Beberapa saksi menyebutkan, di lokasi sedang ada pemotongan bus menggunakan las.

“Diduga ada percikan api, merambat dan terjadi kebakaran,” kata Dian, di­ temui di lokasi kebakaran.

Selain itu, kata dia, di lokasi juga ditemukan bahan­bahan yang mudah terbakar, membuat api mudah mem­ besar dan menjalar ke bus yang ber­jejer di lokasi kejadian.

Berita Terkait : Polri Periksa 8 Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung Besok

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, kebakaran terjadi dipicu akibat gas yang tidak terkendali dari alat pemusnah bus. Pasalnya, ratusan rongsokan bus berwarna orange dan kuning itu tengah dimusnahkan dengan dipotong­-potong menjadi beberapa bagian.

“Tempat itu sudah jadi tempat pe­ musnahan. Jadi bus dimusnahkan satu persatu. Terbakar karena penggunaan BBG (bahan bakar gas) yang tak terkendali,” kata Ade Yasin.

Kebakaran puluhan bus TransJakarta itu pun jadi bahan omongan netizen. Rata­-rata suuzon. “Sayang banget.. padahal masih bisa bernilai. Begitulah kalau proyek.. ganti pejabat berubah urusan, urusan lama jadi bangke,” cuit @LaRam_Jr.

Sementara akun @Channelingusan mengaitkan dengan penghapusan jejak. “PENGHAPUSAN JEJAK

Baca Juga : Vaksin Covid Untuk Rakyat

Terutama yang produk China, yang 100 persen rongsokan,” cuitnya. “Sehabis gedung kejaksaan yg ter­bakar, kini giliran puluhan bangkai bus trasjakarta yang terbakar, kira-kira ada hubungannya gak ya guys? Klo ada motifnya apa ya?,” samber @VardhiLAguga.

Akun @JackHaryono bingung tempat bangkai bus bisa terbakar. “Koq bisa ya monumen bangkai Mobil terbakar?? Bukan karena puntung rokokkan??,” tanyanya.

Sementara akun @SayaAdith ikut mencolek Ahok. “Pak Ahok ada komentar,” tanyanya. [MEN]