Dark/Light Mode

RMco.id Siap Transformasi Ke RM.id

Prof Yudho: Ayo, Rame-rame Pakai Domain Asli Indonesia

Kamis, 24 Desember 2020 07:20 WIB
Direktur Rakyat Merdeka, Kiki Iswara (keempat kanan) dan Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), Yudho Giri Sucahyo (keempat kiri) berfoto usai melakukan penandatanganan kerja sama perubahan nama domain situs berita online Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin. Situs berita online Rakyat Merdeka yang saat ini menggunakan rmco.id akan menjadi rm.id. (Foto: KHARIZAL ANWAR/RM)
Direktur Rakyat Merdeka, Kiki Iswara (keempat kanan) dan Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), Yudho Giri Sucahyo (keempat kiri) berfoto usai melakukan penandatanganan kerja sama perubahan nama domain situs berita online Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin. Situs berita online Rakyat Merdeka yang saat ini menggunakan rmco.id akan menjadi rm.id. (Foto: KHARIZAL ANWAR/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selangkah lagi, situs berita online RMco.id milik Rakyat Merdeka Group, akan resmi berubah menjadi RM.id. Kesiapan itu dituangkan dalam perjanjian kerja sama dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia alias Pandi.

Penandatanganan perjanjian kerja sama itu dilaksanakan di Serpong, Banten, kemarin. Perjanjian diteken Direktur Rakyat Merdeka, Kiki Iswara dan Ketua Pandi, Prof Dr Yudho Giri Sucahyo.

Turut hadir dalam acara tersebut, Pimpinan Umum Rakyat Merdeka, Ratna Susilowati beserta jajaran manajemen Rakyat Merdeka.co.id. Dari Pandi, hadir secara virtual Wakil Ketua Pandi, Heru Nugroho dan Deputi Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama, dan Marketing, Gunawan Tyas Jatmiko.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Semua yang hadir mengenakan masker. Jarak antar orang diatur. Acaranya pun singkat; datang, tanda tangan, beri penjelasan soal kerja sama, dan selesai.

Dengan kerja sama itu, alamat website Rakyat Merdeka dalam waktu dekat akan berubah dari yang saat ini rmco.id, menjadi rm.id.

Baca Juga : Denny Gugat Petahana

Kiki Iswara mengatakan, kerja sama ini jadi pintu gerbang sinergi yang lebih baik di masa mendatang. Rakyat Merdeka, ingin mengembangkan komunikasi digital media massa yang makin baik ke depannya.

“Tentunya, dengan bantuan Pandi, hal ini bisa direalisasikan dan akan bermanfaat bagi kami,” ujar Kiki.

Di tempat yang sama, Pemimpin Redaksi rmco.id, Firsty Hestyarini menyebut, transformasi ini bertujuan mendekatkan Rakyat Merdeka dengan pembaca setianya.

“Ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi Rakyat Merdeka, untuk menjawab tantangan zaman. Nama RM sudah sangat identik dengan Rakyat Merdeka,” ujar Hesti, saapan akrabnya.

Sementara Prof Yudho menjelaskan, selain penggunaan domain atau alamat internet .id (dot id) oleh situs web Rakyat Merdeka, kerja sama juga meliputi publikasi kegiatan-kegiatan Pandi yang menyentuh masyarakat banyak. “Sehingga mereka bisa mengetahui kegiatan kita,” kata Yudho.

Baca Juga : Oubrey Aulia, Tepis Tikung Awkarin

Kerja sama ini diharapkan juga bisa makin menyebarluaskan dan pengembangan nama domain internet .id di Indonesia. “Bersama-sama dengan Rakyat Merdeka, mari kita sama-sama memasyarakatkan nama domain .id,” imbuhnya.

Memang apa sih keuntungan domain .id itu? Guru Besar Ilmu Komputer Universitas Indonesia ini menjelaskan, seluruh domain .id berada di bawah otoritas negara Indonesia. Jadi, apabila terjadi tindakan kriminal atau kejahatan siber, negara dapat berperan aktif dalam membantu penanganannya.

Selain itu, lokasinya domain name server (DNS)-nya berada di Indonesia. “Sehingga ketika ada perangkat mobile atau desktop yang memanggil website dari Indonesia, halamannya akan lebih cepat terbuka,” beber Yudho.

Dia berharap, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang akan mendorong seluruh unit atau entitas di Indonesia menggunakan domain atau alamat internet .id. Kebijakan ini nantinya mampu membawa domain .id menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Kami harapkan ada kebijakan pemerintah terkait domain asli Indonesia. Saat ini, alamat internet di Indonesia masih dikuasai domain .com,” harapnya.

Baca Juga : Edan, Kalau Masih Garong Duit Rakyat

Dengan kebijakan pemerintah ini, diharapkan juga seluruh kementerian dan lembaga juga bisa ikut menggunakan domain .id sebagai domain web situs mereka.

Selain menjadikan nama domain internet .id menjadi tuan rumah di negeri sendiri, Pandi juga punya harapan untuk membawa nama domain .id sebagai juara di ASEAN. “Saat ini, .id punya pengguna sekitar 485 ribu, di Asean kita hanya kalah dari Vietnam yang ada di posisi pertama dengan pengguna 506 ribu pengguna,” pungkas Yudho. [OKT]