Dark/Light Mode

Tekan Penularan Covid-19 dengan Sosialisasi Perubahan Perilaku

Jumat, 1 Januari 2021 19:59 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Twitter(
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Twitter(

RM.id  Rakyat Merdeka - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan sosialisasi perubahan perilaku merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan laju penularan Covid-19 di Indonesia.

"Kami sangat memahami bahwa pada awalnya mengubah sebuah perilaku dan mengadaptasi perilaku lain, tidaklah mudah. Namun bukan tidak mungkin," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Jumat (1/1).

Berita Terkait : Dampak Covid, Pengunjung Candi Borobudur Pada 2020 Turun 77,3 Persen

Ia mengatakan selama tahun 2020 dalam penanganan pandemi Covid-19 salah satu tantangan berat yang dihadapi pemerintah adalah aspek perubahan perilaku.

Wiku menambahkan Covid-19 pada dasarnya merupakan penyakit yang sangat erat hubungannya dengan perilaku masyarakat, maka pengamatan terhadap perilaku masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan sangat dibutuhkan.

Berita Terkait : Tahun Baru, Kasus Positif Masih Ogah Turun Dari Angka 8.000

Untuk itulah, pemerintah telah membuat sistem monitoring Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) Perubahan Perilaku untuk menekan penularan dan mengendalikan pandemi COVID-19.

Wiku menjelaskan bahwa peluang transmisi penularan virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19, dipengaruhi kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.

Berita Terkait : Satgas Covid-19: 2021, Titik Balik Penanganan Corona Dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Untuk itu pemerintah telah menerapkan operasi yustisi untuk menegakkan peraturan disiplin protokol kesehatan. Dan bagi masyarakat yang tidak patuh, mereka akan dijatuhi sanksi.
 Selanjutnya