Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Anggota Komisi I DPR ini juga curiga, beberapa hari terakhir ada yang ingin meretas akun Twitternya. “Dua hari kemarin, tim admin juga menerima beberapa notifikasi ada upaya login dan retas menggunakan perangkat lain. Akun ini dikelola oleh saya dan tim admin 4 orang,” aku Fadli.
Partai Gerindra juga angkat bicara. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Kawendra Lukistian tidak percaya Fadli melakukan hal memalukan seperti itu. Soal kejadian ini, sepengetahuannya, akun milik Fadli sudah beberapa kali mendapat upaya peretasan.
Baca juga : Lutfi Digoyang Tahu Dan Tempe
Ketika ditanya, apakah kejadian ini karena Fadli sering mengkritik pemerintah, Kawendra menganggap siapapun bisa mengalami kejadian ini.
Lalu bagaimana tanggapan ahli? Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi atau Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha menyebut, bukan hanya Fadli, tokoh publik yang akun Twitternya me-like konten porno. Benar tidaknya diretas, seharusnya kesadaran pengamanan akun media sosial perlu ditingkatkan.
Baca juga : Desainer Kondang Pierre Cardin Meninggal Dunia
Jika akun dipegang admin, Pratama menyarankan, smartphone admin tidak dimasukkan akun lain, selain yang utama. Pengguna juga harus lebih berhati-hati dalam melakukan scroll di beranda Twitter. Karena sering kejadian, pengguna melakukan retweet maupun like pada konten orang lain tanpa sengaja.
“Padahal saat kita melakukan like di Twitter, like tersebut dilihat oleh para follower kita, sama seperti saat kita melakukan twit maupun retweet,” pungkasnya. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya