Dark/Light Mode

Kantongi Calon Kapolri

Jokowi Tak Bisa Ditekan

Sabtu, 9 Januari 2021 07:40 WIB
Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto. (Foto: Istimewa)
Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Kepolisian Nasional alias Kompolnas sudah menyerahkan daftar nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis ke Presiden Jokowi. Ada lima nama yang diserahkan. Semuanya bintang tiga. Soal Kapolri, jangan coba tekan Jokowi karena dia tak bisa ditekan-tekan.

Mula-mula, kabar telah diserahkannya rekomendasi calon Kapolri diungkap Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto, kemarin. Diam-diam, mereka ternyata sudah mengirimnya ke Presiden sejak Rabu sore (6/1) lalu. Yang memberikan Ketua Kompolnas langsung yang sekaligus Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud Md.

Tapi, eks Deputi Penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu masih enggan membocorkan siapa saja dan berapa nama yang direkomendasikan Kompolnas sebagai calon Tribrata 1. Ia masih berahasia. Yang pasti, “lebih dari satu,” seloroh Benny, kemarin.

Berita Terkait : Pilih Calon Kapolri, Cari Sosok Yang Lagi Dibutuhin Negara

Anggota Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto juga menolak menyebutkan. Karena surat yang berisi nama-nama calon Kapolri yang dikirimkan ke Presiden itu, kata dia, bersifat rahasia.

Setelah kabar itu menyeruak, baru Mahfud angkat bicara. Ia membenarkan, apa yang disampaikan Ketua Harian Kompolnas Benny dan anggotanya Wahyurudhanto, bahwa ia telah menyerahkan nama-nama calon Kapolri untuk dipilih oleh Presiden agar diajukan ke DPR.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mengklarifikasi sejumlah isu liar yang berkembang. Antara lain soal kabar adanya calon Kapolri yang masih berpangkat bintang dua. “Yang diajukan semua jenderal bintang 3, tidak ada yang masih bintang 2,” tulis Mahfud di akun Twitternya, kemarin.

Berita Terkait : Sudah Di Tangan Presiden, Ini Bocoran Lima Calon Kapolri Dari Kompolnas

Mahfud bahkan langsung membocorkan siapa saja nama calon Kapolri yang diajukan ke presiden. Ia menyebutkan lima Komjen Polisi.

Pertama, Gatot Edy Pramono yang kini menjabat sebagai Wakapolri. Kedua, Kepala Badan Nasional Penanganan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar. Ketiga, Kabareskrim Listyo Sigit Prabowo. Keempat, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Arief Sulistyanto dan kelima, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Agus Andrianto.

“Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, jam terbang,” sambungnya.
 Selanjutnya