Dark/Light Mode

Rektor IPDN Serahkan Bantuan Ke Korban Longsor Sumedang

Kamis, 14 Januari 2021 21:13 WIB
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo didampingi jajarannya serahkan bantuan ke lokasi bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (14/1). (Foto: Humas IPDN)
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo didampingi jajarannya serahkan bantuan ke lokasi bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (14/1). (Foto: Humas IPDN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo didampingi jajarannya terjun langsung ke lokasi bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, Kamis (14/1). Selain menemui korban bencana longsor di tempat pengungsian, Hadi juga menyerahkan bantuan kepada korban yang terdampak.

Bantuan yang diberikan berupa sembako seperti beras, mie instan, susu, air mineral dan makanan ringan, obat-obatan, vitamin, APD, handsanitizer, masker, sarung tangan, handuk, selimut, pakaian anak, serta perlengkapan mandi. Total bantuan yang diberikan senilai 290 juta rupiah. 

"Kami  turut berduka atas musibah longsor yang menimpa warga di Kecamatan Cimanggung ini, semoga keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan kekuatan," kata Hadi, di lokasi, Kamis (14/1).

Berita Terkait : KAI Daop 2 Bandung Salurkan Bantuan Rp 50 Juta Untuk Korban Longsor Sumedang

Bantuan yang diberikan kepada korban bencana longsor ini diserahkan di Posko Penanggulangan Bencana Alam Cimanggung yang berlokasi di SMAN 1 Cimanggung. Bantuan diterima oleh Asisten Administrasi Umum dan Kepala Bappeda Kabupaten Sumedang beserta unsur Forkopimda.

Hadi berharap bantuan tersebut dapat meringankan warga yang terkena musibah. "Semoga musibah ini dapat cepat berakhir dan teratasi. Wilayah yang terkena longsor semoga segera dapat ditata kembali, baik oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang beserta jajaran terkait maupun pemerintah pusat. Agar penduduk yang ada di sini dapat hidup lebih nyaman, bisa relokasi ataupun pembangunan," harapnya.

Tak hanya menyambangi korban bencana di posko penanggulangan bencana, Hadi beserta jajaran juga mengunjungi Puskesmas setempat untuk menanyakan kelengkapan fasilitas dan apa saja yang masih diperlukan oleh Puskesmas.

Berita Terkait : Tim SAR Temukan 3 Korban Lagi, 23 Orang Diduga Masih Tertimbun

"Kami juga akan meminjamkan 2 unit mobil ambulance yang ada di IPDN untuk membantu mobilitas tim kesehatan di Puskesmas Sawah Dadap Cimanggung dalam menangani korban bencana ini," ungkapnya.

Selain Puskesmas, rombongan IPDN juga melihat secara langsung kondisi dan situasi terkini di TKP bencana longsor serta kelayakan dapur umum yang ada di lokasi bencana.  

Hingga hari ini, jumlah korban bencana longsor yang meninggal dunia sebanyak 24 orang dan masih ada 16 orang yang belum ditemukan karena tertimbun tanah longsor sedangkan korban yang mengalami luka-luka sebanyak 36 orang. [BCG]