Dark/Light Mode

Lupa Nyebut Banjir Kalsel

Twitter Jokowi Diserbu Netizen

Minggu, 17 Januari 2021 07:10 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Facebook/Setkab)
Presiden Jokowi. (Foto: Facebook/Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Twitter Presiden Jokowi diserbu netizen. Gara-garanya, dia lupa menyebut banjir yang melanda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Awalnya, Jokowi bikin tiga cuitan soal bencana alam yang melanda beberapa daerah di Indonesia, Jumat (15/1). Pertama, dia menyampaikan dua bencana alam terjadi dalam selang waktu beberapa hari. 
“Dua bencana alam dalam selang beberapa waktu terjadi di negara kita,” cuitnya. Dua bencana tersebut, kata Jokowi, gempa bumi di Sulawesi Barat dan longsor di Sumedang, Jawa Barat. “Turut berdukacita atas korban meninggal dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” tambah Jokowi.

Di cuitan kedua, Jokowi mengatakan telah menghubungi Gubernur Sulawesi Barat melalui telepon. Ia juga memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala Basarnas Bagus Puruhito, Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Azis untuk melakukan langkah tanggap darurat. “Cari dan temukan korban. Serta rawat yang luka-luka,” ujarnya.

Berita Terkait : Banjir Di Kalsel Rendam 7 Kabupaten-Kota

Di cuitan ketiga, Jokowi mengatakan, untuk penanganan longsor di Kabupaten Sumedang, dirinya telah memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk segera melakukan relokasi warga terdampak bencana.

Nah, gara-gara lupa menyebut bencana banjir Kalsel, warganet pun menyerbu Twitternya Jokowi. Bahkan #KalselJugaIndonesia sempat jadi trending topic di Twitter.

“Kalsel juga Indonesia, Pak. Jangan nggak dianggap,” ucap @andhy251. “Provinsi gue lagi urgent, udah mau tenggelemin satu provinsi, banyak korban jiwa. Banyak daerah pedalaman nggak tersentuh bantuan sama sekali. Udah mau seminggu, dan nggak ada perhatian sama sekali dari pemerintah pusat,” sambar @strrawcha.

Berita Terkait : Laporkan Situasi Banjir, Gubernur Kalsel Komunikasi Intens Dengan Jokowi

Akun @hazeeelle menyayangkan daya ingat Jokowi. “Sedih sih, sekelas Presiden saja nggak tahu kalau juga ada bencana alam di Kalsel. Padahal kami di sini udah hampir seminggu ngerasain kebanjiran, banjirnya makin naik udah sampai atap, Pak. Titik banjir tertinggi ada di bagian titik Kalsel tertinggi,” selorohnya.

Akun @HappyonYon menerangkan, sejumlah wilayah yang terendam banjir Kalsel. “Pak, di Kalsel juga ada banjir. Sampai 13 Kabupaten sudah Pak tergenang. Untuk daerah Hulu Sungai Tengah disertai longsor juga,” pungkasnya. “Ibu Kota mau dipindah Kalimantan dituju. Giliran Kalimantan ada musibah digubris aja enggak. Yang disebut hanya 2 daerah saja. Bisa mikirlah bagaimana harusnya,” cetus @massjoniiskandar.

Beruntung, lupanya Jokowi dimaafkan oleh @diannaparamita_. “Terimakasih atas respon cepatnya Pak. Tapi sebenarnya ini sudah agak terlambat. Bahkan Pak Gubernur pun sebelumnya mungkin tidak tahu ada banjir, khususnya di Tanah Laut,” bebernya.

Berita Terkait : Masih Belum Surut, Kalsel Dalam Status Tanggap Darurat Banjir

Banyak kritikan tersebut akhirnya menyadarkan Jokowi ada yang terlewat. Dia pun kembali mencuit. Pada twitnya tersebut dia membahas banjir Kalsel. Dia bilang, pemerintah pusat dan daerah bakal selalu hadir di lokasi bencana dalam situasi apapun.

“Saya terus memantau penanganan bencana di Tanah Air. Baik yang terjadi di Sulbar, Jabar, maupun di Kalsel,” sebutnya.

Hanya mengubah sedikit cuitan sebelumnya, Jokowi mengaku telah mendapat laporan dari Gubernur Kalsel terkait kondisi terbaru. “Dan saya pun telah memerintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI dan Kapolri untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan seperti perahu karet yang sangat dibutuhkan di sana (Kalsel),” jelas Jokowi. [UMM]