Dark/Light Mode

Ringankan Korban Gempa Sulbar

CEO Tiran Group Dan AAS Foundation Andi Amran Sulaiman Kirim Bantuan Kemanusiaan

Minggu, 17 Januari 2021 10:15 WIB
Ringankan Korban Gempa Sulbar CEO Tiran Group Dan AAS Foundation Andi Amran Sulaiman Kirim Bantuan Kemanusiaan

RM.id  Rakyat Merdeka - CEO Tiran Group dan AAS Foundation, Andi Amran Sulaiman bergerak cepat mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa logistik dan paket kebersihan untuk korban gempa di Kabupaten Mamuju, Majene dan Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar).

Amran Sulaiman mengomandoi langsung proses pengepakan dan pengirimannya. Sejak selepas subuh, bersama Direktur Utama Tiran Group Mochammad Safri Sabit serta puluhan staff Tiran Group, pria kelahiran Bone itu sibuk menyiapkan bala bantuan darurat tersebut.

"Duka mendalam saya beserta seluruh staf Tiran Group dan AAS Foundation kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa bumi di Sulawesi Barat,” tutur Amran, Sabtu (16/1).

Berita Terkait : BPBD Sulbar: Korban Tewas Akibat Gempa Kini 27 Orang

Sebanyak 15 ribu paket bantuan logistik berupa mie instant, gula pasir, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, shampo dan kebutuhan mendesak lainnya dikirim langsung ke lokasi bencana.

Tiran Group dan AAS Foundation juga akan berkoordinasi dengan pemerintah Sulbar, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), agar bantuan tersebut segera tersalurkan ke warga.

“Semoga, bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Sulbar. Hari ini, saya minta kirim. Kalau darat tidak bisa, ya lewat laut atau lewat udara,” terang Menteri Pertanian periode 2014-2019 itu.

Baca Juga : PUPR Gandeng BPKP Audit Pekerjaan Venue PON XX Papua

Bukan kali ini saja Tiran Group menunjukkan kepedulian bagi korban bencana. Saat bencana gempa dan tsunami Palu tahun 2018, perusahaan yang didirikan Amran Sulaiman itu juga mengirimkan bala bantuan logistik dan keperluan darurat lainnya yang tidak sedikit untuk warga Palu, Sulawesi Tengah.

“Tiran Group memang menyiapkan dana khusus, kalau terjadi bencana. Kita berdoa, semoga tidak ada lagi bencana yang terjadi. Khusus Palu kemarin, kami salurkan Rp 7 miliar untuk membantu saudara-saudara kita,” ungkap Amran. 

Gempa berkekuatan 6,2 SR yang terjadi pada Jumat (15/1) pukul 02.28 WITA di Kabupaten Mamuju, Majene dan Polman Sulawesi Barat mengakibatkan 42 orang meninggal dunia (34 di Kabupaten Mamuju dan 8 di Kabupaten Majene).

Baca Juga : Pilih Milenial Jangan Asal

Sebanyak 15 ribu warga Kabupaten Majene, telah mengungsi ke tempat yang aman. Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal. [HES]