Dark/Light Mode

Penghormatan Terakhir Pada Penumpang SJ-182

Keluarga Korban Tabur Bunga Di Kepulauan Seribu

Jumat, 22 Januari 2021 12:32 WIB
Tampak keluarga korban penumpang Sriwijaya Air SJ-182 sedang melakukan tabur bunga di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jumat (22/1). (Foto: Antara)
Tampak keluarga korban penumpang Sriwijaya Air SJ-182 sedang melakukan tabur bunga di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jumat (22/1). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah anggota keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menaburkan bunga ke perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, tempat pesawat itu jatuh pada Jumat (22/1).

 "Tabur bunga ini sebagai penghormatan terakhir kepada penumpang Sriwijaya Air SJ-182," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena di KRI Semarang di Kepulauan Seribu, Jumat (22/1).

Berita Terkait : Gubernur Kalbar Terima Jenazah Empat Korban Sriwijaya Air Dan Serahkan Santunan Jasa Raharja

Upacara tabur bunga yang diliputi duka ini dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan diawali pembacaan doa yang dipimpin oleh pemuka agama.

Jefferson menambahkan selain anggota keluarga korban, perwakilan kru pesawat dan manajemen Sriwijaya Air dan Nam Air, Kementerian Perhubungan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), TNI Angkatan Laut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, danJasa Raharja juga hadir dalam acara tabur bunga itu.

Berita Terkait : Basarnas Stop Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ182

Ia mengatakan keluarga korban dan peserta upacara tabur bunga berangkat dari Dermaga JICT 2 di Tanjung Priok, Jakarta, menumpang KRI Semarang pada pukul 06.30 WIB. Sementara perjalanan dari Tanjung Priok sampai ke Pulau Laki dan Pulau Lancang memakan waktu sekitar tiga jam.
 Selanjutnya