Dewan Pers

Dark/Light Mode

Cek Banjir, Gus Yasin Ingatkan Warga Jaga Prokes Dan Kebersihan

Rabu, 10 Februari 2021 10:43 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (tengah) mengecek kondisi banjir di Jalan Pandansari Kota Semarang. (Dok. Humas Pemprov Jateng)
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (tengah) mengecek kondisi banjir di Jalan Pandansari Kota Semarang. (Dok. Humas Pemprov Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengecek kondisi banjir di wilayah Jalan Pandansari hingga Jalan Tambak Dalam Raya, Kelurahan Sawah Besar, Kota Semarang.

Meski banjir di wilayah tersebut sudah mulai surut, Wagub Jateng yang akrab disapa Gus Yasin itu tetap melanjutkan kunjungannya dengan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 350 meter. 

Dalam tinjauannya, Gus Yasin meminta warga untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada gorong-gorong aliran air.

Berita Terkait : PM Korsel Minta Warga Tidak Lalai Prokes Selama Imlek

Terlihat di Jalan Tambak Dalam Raya genangannya masih dalam, hingga sepinggang orang dewasa.

“Kalau kita melihat per gang-gang ini, saya ingin kesadaran masyarakat ditingkatkan, kesadaran kebersihannya. Tadi gorong-gorongnya banyak sampah,” tuturnya, Selasa (9/2/2021).

Gus Yasin meminta tokoh masyarakat setempat agar menginstruksikan warganya untuk membersihkan lingkungan dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Menurutnya, jika air di gorong-gorong atau selokan bisa mengalir dengan lancar, maka bisa mengantisipasi terjadinya banjir.

Berita Terkait : Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Pemahaman Geopolitik Internasional

“Kalau itu bisa dibersihkan semua, Insyaallah bisa lancar,” katanya.

Wagub juga memastikan, kebutuhan logistik dan air bersih untuk pengungsi di wilayah RW I Kelurahan Sawah Besar tercukupi.

Sementara itu, Wakil Ketua RW I Supri menuturkan, saat hari pertama terjadi banjir, kebutuhan pangan didapat dari donasi warga.

Berita Terkait : Kemnaker Gelar Pelatihan Hiperkes Dan Keselamatan Kerja

Sedangkan bantuan logistik dari pemerintah datang pada hari berikutnya. Ia menuturkan, kebutuhan makanan untuk 600 orang warganya, tercukupi. “Setiap RT, setiap RW ada dapur umum. Dikoordinir oleh RT RW masing-masing bisa masak di situ, yang sudah berjalan,” kata Supri. [FAZ]