Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jaga-jaga Warga Yang Nekat Mudik, Ganjar Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

Selasa, 30 Maret 2021 20:29 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Humas Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Humas Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong masyarakat Jawa Tengah yang ada di perantauan, agar bersabar untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini.

Jangan sampai situasi Covid yang sudah mulai membaik ini, jadi berbalik arah. Apalagi, sampai terjadi gelombang kedua Covid-19 di Jawa Tengah.

Ganjar bilang, kesabaran dalam menahan diri untuk tidak mudik merupakan kontribusi besar bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.

Berita Terkait : Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi

“Saya mendorong masyarakat tidak usah mudik ya, mumpung Covid-19 lagi turun bagus. Sabar sebentar. Kalau bisa dijaga, kita akan bisa lebih cepat. Ingat pengalaman di Perancis dan India yang saat ini lagi naik. Tadi pagi, saya juga habis ngobrol dengan KBRI di Kanada, ternyata kondisinya juga lagi naik,” kata Ganjar, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (30/3).

Ganjar menjelaskan, larangan mudik itu juga sudah diputuskan oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu. Terkait teknis pelaksanaan saat ini masih menunggu aturan dari pemerintah pusat.

Aturan tersebut juga berkaitan dengan aturan teknis ibadah pada bulan Ramadan dari Kementerian Agama, dan regulasi kendaraan yang boleh berlalu-lalang dari Kementerian Perhubungan.

Berita Terkait : Soal Larangan Mudik, Bos Garuda Nunggu Aturan Detailnya

“Kita sudah punya pengalaman tahun lalu berjaga, makanya kita harus menyiapkan respons terhadap keputusan. Bayangannya sudah tahu sih, pasti kita akan bekerja sama dengan provinsi sebelah, antarkabupaten, dan TNI-Polri juga sudah menyiapkan skenario-skenario berjaga apalagi di perbatasan. Dinas Kesehatan kita juga akan siap-siap, nanti akan dilakukan random rest. Hari ini vaksin sudah ada, alat tes sudah mulai banyak, mudah-mudahan dari tempat yang mulai dijaga itu bisa optimal,” katanya.

Ganjar juga mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi warga Jawa Tengah di perantauan, yang nekat untuk mudik juga mulai disiapkan. Termasuk menyiapkan tempat-tempat isolasi mandiri, maupun di rumah sakit.

“Tempat isolasi sudah pasti (disiapkan), baik isolasi mandiri terpusat maupun isolasi di rumah sakit. Bahkan tempat isolasi mandiri yang ada saat ini sudah saya minta untuk dipertahankan dulu,” jelasnya.

Berita Terkait : JK : Bulan Depan, Masjid Akan Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menambahkan, terkait masa isolasi dan tempat isolasi bagi pemudik yang nekat tersebut. [HES]