Dark/Light Mode

Sekalipun Wapres Minta Dispensasi, Ganjar Tetap Larang Santri Mudik Lebaran

Minggu, 25 April 2021 11:34 WIB
Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjungi Yayasan Sosial dan Panti Asuhan At-Taqwa, Dukuh Genting, Meteseh, Tembalang, Semarang, Sabtu (24/4). (Foto: Humas Jateng)
Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjungi Yayasan Sosial dan Panti Asuhan At-Taqwa, Dukuh Genting, Meteseh, Tembalang, Semarang, Sabtu (24/4). (Foto: Humas Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan para santri, agar menahan diri dan tidak mudik Lebaran. Dia meminta para santri turut menjadi bagian dari tren baik penanganan Covid-19 saat ini.

Hal itu disampaikan Ganjar, saat gowes menjelang waktu berbuka puasa ke Yayasan Sosial dan Panti Asuhan At-Taqwa, Dukuh Genting, Meteseh, Tembalang, Semarang, Sabtu (24/4).

“Nggak boleh,” ujar Ganjar di hadapan para santri At-Taqwa.

Berita Terkait : Meski Pandemi, GP Ansor Tetap Berdakwah Dan Tanggap Bantu Sesama

Ganjar menjelaskan, pelarangan mudik ini merupakan bagian dari upaya menekan laju penyebaran Covid. Sebab, situasi mudik pasti akan memicu keramaian. Sangat mungkin, protokol diabaikan. 

“Jadi gini, kenapa kok nggak boleh mudik, karena kalau mudik itu rombongan. Kalau rombongan banyak sekali, nanti ada potensi ketularan,” katanya.

Ganjar lantas bertanya pada pengasuh, apakah ada fasilitas televisi dan internet untuk mengakses berita. Ia pun meminta agar para santri mencari berita tentang Corona di India.

Berita Terkait : Ngobras Bareng Ustad Das'ad Latif, Bamsoet Minta Masyarakat Patuhi Larangan Mudik

“Kemarin itu India hanya butuh waktu 15 hari, yang ketularan banyak sekali. Mohon maaf, yang meninggal banyak sekali,” tuturnya.

Contoh tersebut diambil Ganjar, agar para santri bisa mengerti dan mau menahan diri untuk tidak mudik.

“Maka sebaiknya, kita tahan dulu. Nggak usah mudik. Cukup kasih salam-salam saja. Pak Gubernur juga nggak mudik kok,” kata Ganjar.

Berita Terkait : Anggota Kompolnas Pudji Hartanto: Tunda Dulu Mudik Lebaran Kali Ini

Ganjar juga menyapa santri yang berasal dari Ngawi, Medan dan Palembang. Kepada mereka, Ganjar meminta agar menunda mudik dan menyapa keluarganya secara online via video call.

“Kamu Ngawi? Kamu video call. Nggak papa kan, kalau nggak pulang. Kan kancane ya akeh ning kene to (kan banyak kawannya di sini ya, Jawa-Red). Shalat Id di sini bareng-bareng, Medan nggak usah pulang,” bujuk Ganjar.
 Selanjutnya