Dark/Light Mode

Siap-siap, Kasus Covid-19 Menuju Puncak

Tuh Kan, Disuruh Ikut Aturan Susahnya Minta Ampun Sih...

Sabtu, 29 Mei 2021 05:31 WIB
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono. (Foto : Kemkes.go.id)
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono. (Foto : Kemkes.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Puncak kenaikan kasus Covid-19 usai libur Lebaran diprediksi terjadi pertengahan Juni mendatang. Pasalnya, sejak 18 Mei lalu, kasus terus naik.

Menurut Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono, peningkatan kasus Covid-19 usai masa libur Lebaran sudah mulai terlihat pekan ini. Pada pekan berikutnya, diprediksi terjadi pening­katan hingga 50 persen kasus dibandingkan dengan sebelumnya.

“Kita asumsikan pada pertengahan Juni akan terjadi peningkatan,” ujar Dante.

Berita Terkait : Ada Yang Ngaku Deg-degan, Ada Yang Langsung Emosian

Dia menjelaskan, pemerintah sudah men­gantisipasi tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR). Ruang intensif tersedia 7.615 tempat tidur dan ruang isolasi sebanyak 71.506 tempat tidur.

“Kita masih punya kira-kira 300 persen kapasitas BOR untuk menjaga kalau ada peningkatan kasus. Jadi memang BOR dan konversi bed ini sudah dilakukan teman-teman rumah sakit,” ujar Dante.

Termasuk ketersediaan obat-obatan, kata Dante, sudah dipersiapkan sesuai dengan perkiraan angka lonjakan kasus Covid-19. Ketersediaan obat menambah 50 persen lebih besar dibandingkan tiga bulan ke depan.

Berita Terkait : Perhatian...Masker Tak Efektif Jika Tak Higienis Dan Nggak Layak Digunakan

Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid- 19 Wisma Atlet Tugas Ratmono mengung­kapkan, tingkat keterisian Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet meningkat 11,97 persen, terhitung sejak 17 Mei 2021. Nilai terendah hunian RSD Wisma Atlet pada 17 Mei, yaitu 15,02 persen.

“Jadi kira-kira dalam 10 hari ini sudah meningkat 11,97 persen. Sejak 18 Mei, yang masuk lebih banyak dari yang keluar. Yang masuk rata-rata di atas 100 pasien sehari,” ujar Tugas.

Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhilah menga­takan, pihaknya telah menyiapkan upaya antisipasi jika kasus terus bertambah dan membuat beban kerja nakes perawat ber­tambah. PPNI telah menyiapkan mental dan tenaga jika kemungkinan terburuk ini terjadi. “Insya Allah siap,” ujar Harif.

Berita Terkait : Dokter, Perawat, Obat-obatan, Ruangan, Semuanya Sudah Siap

Sedangkan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia mencatat, BOR di rumah sakit ter­masuk milik swasta mengalami peningkatan usai Lebaran dua pekan lalu.

Bahkan, persentase kenaikan BOR iso­lasi dan intensif di sejumlah provinsi seperti Riau, Medan hingga Sumatera Barat cukup tinggi, lebih 50 persen.
 Selanjutnya