Dark/Light Mode

Green Leadership Nirwasita Tantra Award

Siti Apresiasi Kepala Daerah Punya Wawasan Lingkungan

Kamis, 17 Juni 2021 07:26 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya pada acara pemberian penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2020 kepada para gubernur, bupati, wali kota, dan pimpinan DPRD tingkat provinsi/kabupaten/kota, secara daring dan luring di Jakarta, Selasa (15/6). (Foto: KLHK)
Menteri LHK Siti Nurbaya pada acara pemberian penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2020 kepada para gubernur, bupati, wali kota, dan pimpinan DPRD tingkat provinsi/kabupaten/kota, secara daring dan luring di Jakarta, Selasa (15/6). (Foto: KLHK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) memberikan penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2020 kepada Provinsi DKI Jakarta.

Jakarta dinilai memiliki kon­tribusi sangat penting dalam pengelolaan lingkungan hidup. Tak hanya Jakarta, kepala daerah dan pimpinan DPRD tingkat provinsi/ kabupaten/kota, juga mendapat penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra secara daring di Jakarta, Selasa (15/6).

Baca Juga : Mahfud Turun Gunung

Penghargaan ini bentuk apresiasi dari pemerintah yang diberikan kepada pimpinan daerah, baik eksekutif maupun legislatif, yang berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja. Tentunya sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan menuju green economy.

Menteri LHK Siti Nurba­ya Bakar mengatakan, selain Pemerintah Pusat, jajaran Pemerintahan Daerah, yaitu kepala daerah dan pimpinan lembaga perwakilan rakyat di daerah serta masyarakat dalam sistem Pe­merintahan Daerah, mempunyai kontribusi sangat penting dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Baca Juga : Urusan Sampah Dan Urusan Corona Sama-sama Genting

“Berbagai inovasi daerah da­lam menyelesaikan isu-isu ling­kungan merupakan hal yang sangat patut dihargai. Itu kunci terjaminnya kelestarian lingkungan di daerah,” ujar Siti.

Menteri asal Partai NasDem ini menjelaskan, Green Leadership diartikan kepemimpinan berwa­wasan lingkungan, bersemangat, proaktif, penuh inisiatif dan kreatif terhadap kepentingan orang banyak dan alam semesta.

Baca Juga : Capres Golkar Tidak Perlu Repot-repot Turun Gunung

Mereka memiliki visi keseimbangan antara daya topang ekologi serta sistem sosial dan pembangunan, baik fisik mau­pun non-fisik. [MFA]