Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bos Kadin Baru Diyakini Mampu Bikin Sejuk Hubungan Buruh Dan Pengusaha

Kamis, 1 Juli 2021 19:24 WIB
Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026. (Foto: Ist)
Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026 menggantikan Rosan Perkasa Roeslani dalam Munas VIII Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (1/7).

Tidak hanya pengusaha, Arsjad juga dekat dengan kalangan buruh. Ia juga merupakan sahabat dekat Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea yang merupakan pimpinan konfederasi buruh terbesar di Indonesia.

Keduanya sama-sama meniti karir di Indika Energy. Diharapkan, kedekatan kedua pimpinan tersebut mampu menciptakan hubungan harmonis antara pengusaha dan pekerja. Tujuannya agar ekonomi yang dihantam pandemi Covid-19 bisa kembali pulih.

Berita Terkait : Satgas Minta Seluruh Provinsi Bikin Posko Covid-19 Hingga Ke Kelurahan

Melihat hal tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra mengibaratkan, selama ini hubungan antara pekerja dan buruh bak minyak dan air. Seringkali terlibat perseteruan, terutama terkait upah.

Dedi melihat hubungan kental antara Arsjad dan Andi Gani yang sama-sama berkarir di Indika Energy punya kemampuan untuk membuat sejuk hubungan industri. Apalagi, saat ini ekonomi Indonesia masih terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Secara politik stabilitas negara memang salah satunya dikendalikan oleh korporasi dan Kadin punya kekuatan itu. Sementara buruh, juga punya peran penting untuk bangkitnya ekonomi di masa pandemi. Jadi, hubungan baik antara pimpinan pengusaha dan pekerja ini diharapkan membuat suasana industri kembali nyaman," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/7).

Berita Terkait : Bisnis Waralaba Makanan Rakyat Mampu Bertahan Di Tengah Pandemi

Dedi melihat kedekatan Arsjad dengan pimpinan buruh ini diharapkan mampu kembali merekatkan hubungan keduanya. Karena, kata Dedi, sudah saatnya pengusaha dan pekerja bahu membahu membangkitkan kembali ekonomi.

Penguatan hubungan dapat terwujud dalam peningkatan skill, kompetensi, dan produktivitas agar tenaga kerja berdaya saing tinggi dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Ia yakin Arsjad merupakan sosok yang tegak lurus hanya untuk kepentingan dan kemajuan ekonomi bangsa. Tidak ada agenda politik atau tersembunyi lainnya.

Berita Terkait : Kemnaker Bidik Sektor Perawat Dan Pengasuh Di Belanda

Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan selamat kepada koleganya yang terpilih sebagai Ketua Umum Kadin. "Sebagai sahabat saya mengucapkan selamat. Semoga kepercayaan ini bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Andi Gani optimistis, Arsjad punya kemampuan komunikasi yang baik dengan kalangan buruh. Di bawah komando Arsjad, Andi Gani percaya Kadin bisa punya hubungan harmonis dengan buruh Indonesia.

Andi Gani yang juga memimpin Asean Trade Union Council mengaku sangat gembira sahabat dekatnya Arsjad Rasjid terpilih menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia yang baru.  "Karena, saya tahu persis tujuan Arsjad memimpin Kadin hanya untuk mengabdikan diri untuk negeri ini," yakinnya. [KPJ]