Dark/Light Mode

Kepala BIN:

Vaksin Tameng Sakti Menaklukkan Corona

Kamis, 22 Juli 2021 08:00 WIB
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan memberi salam ke warga penerima bansos di RW 13, Kampung Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang, Rabu (21/7/2021). Warga mengucapkan terima kasih karena dapat bansos dan vaksinasi gratis dari BIN. (Foto: Humas BIN)
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan memberi salam ke warga penerima bansos di RW 13, Kampung Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang, Rabu (21/7/2021). Warga mengucapkan terima kasih karena dapat bansos dan vaksinasi gratis dari BIN. (Foto: Humas BIN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aktivitas Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan akhir-akhir ini, difokuskan membantu pemerintah menekan pengendalian Covid-19 dan mengantisipasi dampaknya terhadap ekonomi warga yang kurang mampu.

Kemarin misalnya, mantan Wakapolri yang akrab disapa BG ini, menginjakkan kaki di Semarang. Di Ibu Kota Jawa Tengah itu, BG meninjau vaksinasi untuk pelajar di SMPN 1 Kota Semarang dan vaksinasi kepada masyarakat secara door to door di Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Gayem Sari, Semarang yang digagas BIN. Ada 3.000 vaksinasi yang dilakukan di Semarang ini.

Aktivitas lainnya, BG memberikan sembako kepada warga RW 13, Kampung Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang. Ada 3.000 paket sembako yang diberikan BIN di Semarang ini.

Berita Terkait : Tancap Gas, BIN Lanjutkan Door To Door Suntik 3.000 Vaksin Di Semarang

Kepada wartawan yang telah menunggunya, BG memberikan penjelasan kenapa pelajar dan warga perlu divaksinasi Covid-19.

Awalnya, BG bercerita bahwa program vaksinasi untuk pelajar yang digelar BIN ini, merupakan arahan Presiden Joko Widodo.

Setelah itu, barulah BG bicara saktinya vaksinasi dalam menjinakkan Covid-19. “Vaksinasi ini bisa menyelamatkan diri sendiri, keluarga, juga bisa menyelamatkan orang lain,” tegas BG.

Berita Terkait : BG: Para Penerus Bangsa Jangan Terpapar Corona

Dengan vaksinasi Covid-19, lanjut BG, seseorang bisa mencapai herd immunity atau kekebalan komunal. “Dengan target, kami mencapai herd immunity pada akhir tahun 2021 sebesar 70 persen,” ungkapnya, sambil menambahkan bahwa program vaksinasi ini merupakan akselarasi atau capaian program vaksinasi 3 juta dosis per hari dari pemerintah.

BG juga kasih penjelasan kenapa Semarang dipilih dalam program ini.

Salah satu alasannya karena Semarang merupakan bagian dari epicentrum penyebaran Covid-19. Selain itu, tingkat vaksinasi di sini pun cukup rendah.

Berita Terkait : Selamatkan Penerus Bangsa, BIN Genjot Vaksinasi Untuk Siswa SMP-SMA

“Seperti diketahui, Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan data positifnya tertinggi ketiga nasional, setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat,” ungkap BG.
 Selanjutnya