Dark/Light Mode

Buntut Insiden Merauke,

Pangkoopsau III Minta Maaf Kepada Masyarakat Papua

Kamis, 29 Juli 2021 23:44 WIB
Pangkoopsau III dengan Forkopimda Papua dan tokoh masyarakat Papua di Ruang Megantara Mako Lanud Siulas Papare Jayapura terkait kejadian tindak kekerasan oleh oknum TNI AU kepada warga sipil, di Marauke, Kamis (29/7/2021). ANTARA/HO-Puspen Koopsau III
Pangkoopsau III dengan Forkopimda Papua dan tokoh masyarakat Papua di Ruang Megantara Mako Lanud Siulas Papare Jayapura terkait kejadian tindak kekerasan oleh oknum TNI AU kepada warga sipil, di Marauke, Kamis (29/7/2021). ANTARA/HO-Puspen Koopsau III

RM.id  Rakyat Merdeka - Panglima Koopsau (Pangkoopsau) III Marsda TNI, Bowo Budiarto bertemu dengan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, tokoh masyarakat Papua dalam pertemuan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua, di Jayapura, Kamis (29/7).

Pangkoopsau menyampaikan, permintaan maaf TNI Angkatan Udara (AU) kepada masyarakat atas ulah dua oknum anggota TNI AU yang melakukan kekerasan terhadap seorang warga di jalan Raya Mandala-Muli, Merauke, Papua.

"Panglima TNI sangat menyesali kejadian dua anggota Pomau Lanud JA Dimara yang bersikap dan bertindak berlebihan kepada seorang warga sipil penyandang disabilitas, dan ini merupakan kegagalan seorang komandan dalam membina anggotanya," kata Bowo dikutip dari siapan pers Puspen Koopsau III.

Baca Juga : Kemenag Temui Dubes Saudi, Tanya Kejelasan Soal Umroh

Bowo mengungkapkan, atas insiden tersebut, Panglima TNI telah memerintahkan untuk mencopot Komandan Lanud dan Komandan Satpomau Lanud, JA Dimara.

"Perintah ini sudah ditindaklanjuti oleh KSAU, dan besok saya akan berangkat ke Merauke untuk melantik pejabat baru, sekaligus akan mendalami dan mengevaluasi kejadian tersebut, agar tidak terulang lagi di kemudian hari," kata Bowo sebagaimana dikutip Antara

Menurut Bowo, KSAU menyesali bahwa tindakan ini merupakan sikap yang berlebihan dari seorang prajurit, dan ini merupakan tindakan di luar perintah kedinasan.

Baca Juga : Kinerja Kinclong, Laba Bersih Bank DKI Tumbuh 40,8 Persen

"Untuk itu KSAU akan menindak secara tegas terhadap pelaku yang berbuat kesalahan ," ujar Bowo.

Bowo juga menyampaikan permohonan maaf TNI AU kepada pejabat Pemerintah Provinsi Papua, pejabat forkopimda, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh saudara-saudara kami di wilayah Papua, atas kejadian yang menimpa warga di Merauke

"Semua perintah Panglima TNI dan KSAU sudah kami tindaklanjuti, dan kami sangat berterima kasih kepada masyarakat dan korban tindak kekerasan serta keluarganya telah membukakan pintu maaf," ujar Bowo.

Baca Juga : Ribuan Rumah Tidak Layak Huni Di Aceh Bakal Dibedah

Hadir dalam pertemuan tersebut, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Budi Ahmadi, Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy, Ketua FKPPI Papua, Ketua Komnas HAM Papua Frits Ramanday, dan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua George Alwi.

Dalam pertemuan tersebut, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Budi Ahmadi memaparkan kronologis kejadian yang dilakukan oleh dua oknum anggota Lanud JA Dimara terhadap seorang warga sipil di Merauke beberapa waktu lalu.

Terdapat tiga poin dari hasil kesimpulan diskusi tersebut, yakni menuntut TNI AU memproses kejadian tersebut dengan tegas dan ini sudah ditindaklanjuti oleh Panglima TNI dan KSAU.Kedua, mengawal jalannya proses hukum dan melaksanakan interogasi yang akan dilakukan oleh Komnas HAM. [MFA]