Dark/Light Mode

PPKM Level 4 Berakhir Atau Lanjut lagi

Jokowi Digoda Para Pengusaha

Senin, 2 Agustus 2021 07:50 WIB
Presiden Jokowi menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka, secara virtual, Minggu (1/8/2021) malam. (Foto: Biro Pers)
Presiden Jokowi menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka, secara virtual, Minggu (1/8/2021) malam. (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kemudian diganti jadi PPKM Level 4 di Pulau Jawa dan Bali akan berakhir hari ini. Presiden Jokowi akan kembali mengumumkan nasib PPKM level 4 ini, berakhir atau dilanjut. Sambil menunggu keputusan itu, Jokowi mulai digoda pengusaha.

Pemerintah sudah memberlakukan PPKM Level 4 untuk Jawa dan Bali sejak 3 Juli lalu. Awalnya, kebijakan yang dinamai PPKM Darurat ini hanya berlaku selama 17 hari saja. Namun, hingga batas waktu PPKM Darurat berakhir, ternyata belum ampuh menjinakkan Corona. Kasus aktif di Pulau Jawa dan Bali, makin bertambah tinggi.

Akhirnya, pemerintah kembali memperpanjang PPKM yang kemudian diubah jadi Level 4 selama 5 hari. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Jokowi secara virtual dari Istana Bogor, Selasa (20/7) malam.

Berita Terkait : Kita Miliki Peluang Pulihkan Ekonomi

Pada Minggu (25/7) malam, Jokowi kembali memutuskan untuk memperpanjang lagi PPKM Level 4 untuk Jawa dan Bali hingga 2 Agustus. Masih tingginya kasus aktif harian, jadi alasan pemerintah belum berani memutuskan untuk menyetop pelaksanaan PPKM Level 4.

Meskipun PPKM Level 4 diperpanjang, Kepala Negara memberikan sejumlah kelonggaran bagi masyarakat ekonomi bawah. Misalnya, warung makan seperti warteg dan kaki lima dibolehkan menerima layanan makan di tempat dengan durasi waktu 20 menit.

Hari ini, batas waktu perpanjangan PPKM Level 4 bakal berakhir. Sehari sebelum berakhir, jumlah kasus Corona terbilang masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada penambahan kasus baru sebanyak 30.638. Namun, angka ini jauh lebih menurun di banding 1 pekan lalu yang masih di atas 40 ribuan kasus.

Berita Terkait : Jokowi Dengar Rakyat Menjerit

Sejumlah provinsi di Jawa juga mengabarkan adanya penurunan kasus aktif dan melonggarnya tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit. DKI Jakarta, jadi provinsi yang paling sukses menekan kasus aktif hingga ke level 2 ribuan per hari. Namun, Jawa Tengah masih menyumbang angka kasus positif terbanyak yakni 4.234 kasus. Disusul Jawa Timur dengan 3.671 kasus, dan Jawa Barat dengan 2.769 kasus. Sementara, kasus pasien meninggal bertambah 1.604 menjadi 95.723.

Melihat data ini, apakah PPKM Level 4 akan perpanjang? Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman tidak bisa memastikan nasib dari Level 4 ini. Apakah akan diperpanjang oleh pemerintah atau diberhentikan. Termasuk kemungkinan PPKM Level 4 akan diberlakukan untuk wilayah luar Jawa yang saat ini sedang terjadi lonjakan kasus Corona.

“Tunggu Presiden, nanti Presiden yang bicara seperti sebelumnya,” kata Fadjroel saat dikonfirmasi, kemarin.

Berita Terkait : Jelang PPKM Level 4 Berakhir, Kasus Corona DKI Terus Menurun

Hal senada juga disampaikan Jodi Mahardi, anak buah Luhut Binsar Pandjaitan, selaku komandan PPKM Level 4. Kata dia, saat ini lintas kementerian dan lembaga masih melakukan koordinasi. “Kita tunggu saja pengumumannya besok (hari ini),” kata Jodi, saat dikontak, tadi malam.
 Selanjutnya