Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Remaja Yang Sedang Menstruasi Tetap Boleh Divaksin Kok

Senin, 2 Agustus 2021 22:44 WIB
Vaksinasi Covid-19 pada pelajar. (Foto: Patra/RM)
Vaksinasi Covid-19 pada pelajar. (Foto: Patra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dokter spesialis anak Yulianto Santoso Kurniawan memastikan, remaja perempuan yang sedang mengalami menstruasi tetap diperbolehkan untuk disuntik vaksin. Yang tidak boleh divaksin hanya anak-anak yang sedang demam.

“Kalau menstruasi, vaksinasi apa pun boleh. Mau vaksin untuk flu, mau vaksin Covid-19, atau HBV (hepatitis B), itu boleh. Hanya anak-anak yang tidak boleh vaksin itu kalau demam,” kata Yulianto, dalam bincang-bincang “Pencegahan dan Vaksin Covid-19 pada Anak”, secara virtual, Senin (2/8), seperti dikutip Antara.

Baca juga : Asyik, Penyandang Disabilitas Tanpa NIK Bisa Disuntik Vaksin

Saat ini, Pemerintah sedang menggencarkan vaksinasi untuk anak dan remaja, usia 12-18 tahun. Berbagai lembaga juga ikut berpartisipasi dalam vaksinasi ini. Vaksinasi bahkan dilakukan di sekolah-sekolah.

Yulianto menerangkan, suhu tubuh normal manusia ada pada kisaran 36,5 sampai 37,5 derajat Celcius. Apabila suhu tubuh anak lebih dari itu, tidak diperbolehkan untuk melakukan vaksinasi.

Baca juga : Jerman Izinkan Wisman Masuk Asal Mau Divaksin Dan Tes Covid-19

Dia juga menjelaskan soal efek samping setelah vaksinasi. Menurutnya, efek samping merupakan hal wajar. Kebanyakan efek sampingnya juga ringan, seperti nyeri di area yang disuntik, bengkak, atau mengalami demam.

“Artinya, efek samping yang paling bisa muncul itu di tempat suntikan. Bisa sakit, bisa bengkak, bisa gatal. Nah efek samping lain yang bisa dirasakan adalah demam,” katanya. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.