Dark/Light Mode

PTM Di Kota Bogor Dibuka 4 Oktober, Ini Syaratnya

Sabtu, 25 September 2021 08:55 WIB
Pemkot Bogor berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas secara serentak pada Senin (4/10).
Pemkot Bogor berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas secara serentak pada Senin (4/10).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas secara serentak untuk tingkat SMP/sederajat dan SMA/sederajat, pada Senin (4/10) mendatang. 

“Kami sedang proses verifikasi faktual secara bertahap sejak 16 September. Dari tahap awal ada 50 SMP Negeri dan Swasta, 43 SMP sudah sesuai juknis sementara 7 SMP lainnya harus melengkapi persyaratannya dulu. Hari ini kami lanjut verifikasi faktual 27 SMP Swasta,” ujar Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi dikutip Jumat (24/9).

Hanafi mengatakan, sedikitnya ada dua persyaratan dokumen, lima personil pendukung, 19 sarana prasarana, 20 protokol kesehatan, enam prosedur pembelajaran, enam prosedur kesehatan, kebersihan dan keamanan, lima prosedur pelatihan dan humas yang harus dipenuhi sekolah sebelum PTM terbatas. 

Baca juga : PTM Timbulkan Klaster Di Jateng, KPAI: Sekolah Kurang Siap

Dua dokumen tersebut, yakni izin atau rekomendasi Stagas Covid-19 Kota Bogor dan Surat Keputusan (SK) Kadisdik, lima personil pendukung, mulai dari petugas pemeriksaan suhu, pengawas prokes, kebersihan dan desinfeksi ruangan, pemeriksaan prokes Covid-19 di akses masuk dan keluar serta Satgas Covid-19 sekolah. 

Sementara 20 sarana prasarana di antaranya ruang UKS, ruang transit isolasi, posko gabungan satgas Covid-19, fasilitas mencuci tangan dan hand sanitizer, alat pengukur suhu/thermo gun, desinfektan dan masker cadangan. 

Hal ini untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, yakni adanya klaster sekolah, seperti di Jawa Tengah. 

Baca juga : PTM Di Jateng Timbulkan Klaster, DPR Minta Semua Siswa Dites PCR

“Kami juga cek bangunan sekolah dan menuntaskan target 80 persen vaksinasi dosis satu bagi anak sekolah,” terangnya.

Kadisdik menuturkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan KCD dan Disdik Provinsi Jawa Barat yang membawahi SMA dan Kementerian Agama Kota Bogor yang membawahi MTS/MA agar ada langkah bersama membuka PTM terbatas serentak di Kota Bogor dengan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. 

“Harapan kami PTM bisa dibuka serentak SMP atau MTS, SMA,SMK dan MA dengan kuota peserta sebanyak-banyaknya 50 persen, baru setelah ini menyusul SD,” katanya.  [MFA]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.