Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PON Papua Cetak 57 Kasus
Satgas Covid-19 Ngaku Prokes Sempat Longgar
Sabtu, 9 Oktober 2021 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sampai kemarin, kasus positif Covid-19 di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bertambah menjadi 57 kasus.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Papua Silawanus Sumule mengakui, saat pembukaan PON, pihaknya mengendorkan protokol kesehatan (prokes).
“Kami akui, pada saat pembukaan itu (PON) prokesnya agak longgar. Kami betul-betul menyadari karena euforia dari masyarakat yang berlebihan,” ujar Silawanus dalam YouTube BNPB Indonesia, kemarin.
Baca juga : DKI Sabet Emas Di Aeromodeling
Meski kecolongan, Satgas Covid-19 Papua terus berusaha berkolaborasi dan menjaga protokol kesehatan dengan sangat ketat.
Silawanus memastikan, atlet yang terkena Covid-19 akan mendapatkan pelayanan terbaik. “Kami pastikan semuanya akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Saat ini, Satgas terus memantau dan mengantisipasi munculnya varian baru Covid-19. Sehingga para atlet yang mengikuti PON tidak membawa pulang virus tersebut.
Baca juga : IDI Harap, Tak Ada Gelombang Ketiga Covid-19 Di Indonesia
“Kami tetap meningkatkan kecepatan untuk tetap melakukan prokes dan kolaborasi serta koordinasi harus terus dilakukan,” tandasnya.
Terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, pemerintah memperketat monitoring dan evaluasi kepatuhan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama perhelatan PON. Seluruh kontingen juga diminta membatasi aktivitas di luar pertandingan.
“Kemunculan kasus positif pun, juga segera ditangani secara profesional oleh tenaga kesehatan setempat sehingga mencegah meluasnya penularan kepada kontingen atau masyarakat,” ujar Wiku saat konferensi pers virtual di Graha BNPB, kemarin.
Baca juga : PON Papua, Binaraga DKI Sabet 2 Perunggu
Terdapat 58 fasilitas isolasi terpusat (isoter) yang tersebar di Provinsi Papua dengan keterisian 11 persen dan tersisa sekitar 2027 tempat tidur.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya