Dark/Light Mode

Perintah Tegas Presiden

Mau Terima Turis Asing, Bali Genjot Tes Covid-19

Minggu, 10 Oktober 2021 07:20 WIB
Presiden Jokowi memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Jumat (8/10/2021). (Foto: Biro Pers)
Presiden Jokowi memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Jumat (8/10/2021). (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Bali memperketat protokol kesehatan (prokes) dan meningkatkan capaian testing dan tracing kasus positif Covid-19, saat pembukaan kedatangan wisatawan mancanegara pada 14 Oktober.

Pemerintah tak mau kecolongan. Kedatangan turis asing tidak boleh menjadi sumber penyebaran Covid-19.

Berita Terkait : Penerbangan Internasional Dibuka, Presiden Minta Vaksinasi Di Bali Digenjot

Jokowi menyindir masih minimnya jumlah tes mingguan di Kabupaten Karangasem, Bali yang hanya sebanyak 34 persen dari target. Ia juga menyentil Kabupaten Bangli yang baru memenuhi 57 persen target tes mingguan.

“Kita harapkan nantinya setelah tanggal 14 itu dibuka, yang paling penting itu testing dan tracing-nya betul-betul dikerjakan secara maksimal. Terutama yang merah-merah itu agar diperbaiki,” tegas Jokowi, di Denpasar, Bali, dikutip dari keterangan tertulis Sekretariat Presiden, kemarin.

Berita Terkait : Kunker Ke Sorong, Presiden Tanam Jagung Hingga Tinjau Vaksinasi Covid-19

Eks Wali Kota Solo itu meminta testing dan tracing jadi prioritas sebelum pembukaan kedatangan turis asing.

Selain itu, Jokowi juga menaruh perhatian pada infrastruktur kesehatan. Ia meminta seluruh daerah di Bali meningkatkan kapasitas dan kesiapan fasilitas kesehatan “Kita harus siapkan secara detail infrastruktur, sehingga wisatawan datang, tetapi Covid-nya tetap terkendali,” imbuhnya.

Berita Terkait : Pemerintah Pastikan PON Papua Digelar Di Zona Aman Covid-19

Pemerintah memutuskan membuka kembali penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali mulai 14 Oktober 2021 lantaran capaian vaksinasi Covid-19 di Pulau Dewata sudah mencapai 98 persen untuk dosis pertama. Sementara target vaksinasi dosis kedua telah tercapai 80 persen. “Kalau dari sisi vaksinasi sudah nggak ada masalah,” seloroh eks Gubernur DKI Jakarta itu.
 Selanjutnya