Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pakar hukum pidana, Prof Romli Atmasasmita mengatakan, perdamaian merupakan solusi terbaik terkait masalah sengketa tanah antara Rocky Gerung dan PT Sentul City.
“Sebaik-baiknya solusi tersebut adalah lebih bijak lagi jika Rocky Gerung tahu diri bahwa cara tersebut adalah khas kepribadian bangsa ini, musyawarah dan mufakat,” ujarnya, Rabu (13/10).
Baca juga : Sentul City Tawarkan Konsep Green Living
Menurut dia, perdamaian tersebut tidak akan terjadi jika pemerintah yang diwakili Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak ikut campur. Ini harus jadi pelajaran buat Rocky Gerung yang selalu kritik pemerintah tidak bijak dan orang lain dungu.
“Pupuslah tudingan bahwa pemerintah atau konglomerat selalu kejam menginjak-nginjak rakyat, justru sebaliknya justru penuding-penuding itulah yang kejam, lebih kejam dari pembunuhan dalam bersikap,” tukasnya.
Baca juga : Keren, Pasangan Suami Istri Ini Kompak Raih Emas
Sebelumnya, Presiden Komisaris Sentul City Basaria Panjaitan mengaku telah memutuskan untuk berdamai ihwal kasus sengketa kepemilikan lahan di Desa Bojong Koneng dengan warga setempat, termasuk Rocky Gerung.
Basaria mengatakan, pihaknya telah menerima usulan dari warga setempat dan akan melakukan pembangunan lahan dengan konsep Green Living, dengan harapan akan terjadi timbal balik yang saling menguntungkan antara masyarakat dan lingkungan. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya