Dark/Light Mode

Catatan Djoko Setijowarno

Analisis Pola Pergerakan Masyarakat Di Masa Nataru 2021/2022

Kamis, 4 November 2021 12:50 WIB
Perbandingan pergerakan masyarakat pada Nataru 2020/2021 dengan Nataru 2021/2022 (Foto: Dok. Kemenhub)
Perbandingan pergerakan masyarakat pada Nataru 2020/2021 dengan Nataru 2021/2022 (Foto: Dok. Kemenhub)

 Sebelumnya 
Alasan tidak melakukan perjalanan dapat disebabkan beberapa faktor, antara lain perkiraan adanya gelombang ketiga Covid-19 di akhir tahun yang mempengaruhi minat masyarakat dalam melakukan perjalanan, menurunnya pendapatan kalangan masyarakat tertentu sebagai dampak pandemi, dicabutnya cuti bersama 24 Desember 2021 yang menyebabkan libur Natal menjadi pendek, masih ketatnya persyaratan perjalanan (masa berlaku dan biaya tes Swab PCR dan Antigen) yang mengakibatkan adanya penambahan biaya perjalanan, anak-anak sekolah sudah mulai tatap muka, para karyawan atau pekerja sudah mulai aktif bekerja (work from office/WFO).

Sementara itu, hasil survei untuk wilayah Jawa dan Bali, menunjukkan potensi perjalanan orang pada masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 diperkirakan sebanyak 12,8 persen atau sebesar 19.976.269 orang. Dari total 19.976.269 orang yang akan melakukan perjalanan keluar kota selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2022 diperkirakan sebanyak 91,09 persen telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Provinsi yang menjadi tujuan perjalanan paling tinggi adalah Provinsi Jawa Tengah. Berikutnya, Provinsi Jawa Barat (non Jabodetabek), dan Provinsi Jawa Timur. Puncak pergi Natal diperkirakan Jumat 24 Desember 2021. Namun demikian diperkirakan sebagian besar masyarakat melakukan perjalanan sebelum 17 Desember 2021. Puncak pergi Tahun Baru diperkirakan Jumat 31 Desember 2021.

Baca juga : Kapolri Minta Forkopimda Sumut Antisipasi Potensi Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

Puncak balik untuk Nataru terjadi setelah 3 Januari 2022. Moda yang paling banyak  digunakan adalah sepeda motor dan mobil pribadi. Tujuan perjalanan untuk berwisata sebesar 21,5 persen atau sebanyak 4.294.898 orang. Pergerakan lokal yang dilakukan yang tidak melakukan perjalanan ke luar kota selama libur Natal dan Tahun baru adalah sebesar 9,5 persen atau sebanyak 12.940.742 orang.

Di sisi lain, untuk hasil survei wilayah Jabodetabek, menunjukkan potensi perjalanan orang pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2022 sebanyak 13,5 persen (4.455.000 orang). Dari total 4.455.000 orang yang akan melakukan perjalanan ke luar kota selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2022 sebanyak 93,3 persen telah mendapatkan vaksinasi Covid 19.

Provinsi atau wilayah aglomerasi yang menjadi tujuan perjalanan paling tinggi adalah Jabodetabek. Artinya akan terdapat pergerakan dalam wilayah aglomerasi yang cukup tinggi. Diperkirakan puncak hari keberangkatan terjadi sebelum 17 Desember 2021.

Baca juga : KPK: Pertimbangkan Rasa Keadilan Masyarakat Dan Masukan Penegak Hukum

Kemudian diperkirakan puncak balik untuk Nataru terjadi setelah Hari Minggu 2 Januari dan setelah 3 Januari 2022. Moda paling banyak  digunakan masih tetap sepeda motor dan mobil pribadi. Tujuan perjalanan untuk berwisata sebesar 18,7 persen atau sebanyak 833.085 orang. Pergerakan lokal yang dilakukan yang tidak melakukan perjalanan ke luar kota selama libur Natal dan Tahun baru adalah sebesar 9,9 persen (2.825.955 orang).

Survei ini dilakukan 11-20 Oktober 2021, sementara survei sejenis tahun lalu dilaksanakan pada 29 November-11 Desember. Tentunya, masih ada perubahan pola berpikir masyarakat untuk melakukan pergerakan Nataru tahun ini. Selain adanya beberapa perubahan kebijakan yang mendadak dengan persyaratan agak melonggarkan, tentunya ada sebagian warga berkeinginan melakukan mobilitas. Oleh sebab itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan masih dapat melakukan survei 1-2 kali lagi untuk mendapatkan pola pergerakan terkini hingga mendekati masa Nataru tahun ini.***

Penulis: Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.