Dark/Light Mode

Pesan Kapolri Saat Lantik Kabaintelkam Dan Kapolda

Sigit: Jangan Padamkan Api Pada Saat Besar

Rabu, 10 November 2021 17:13 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) Polri, di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Rabu (10/11). (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) Polri, di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Rabu (10/11). (Foto: Divhumas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) Polri, yang di antaranya adalah Kabaintelkam, Aslog Kapolri, Kakorlantas, Kadiv Humas Polri hingga 6 Kapolda di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/11).

Dalam amanatnya, Sigit meminta kepada seluruh perwira yang dilantik untuk lebih peka dan mampu melaksanakan mapping di lapangan dengan baik untuk menentukan langkah, mulai dari preemtif hingga represif, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap berjalan aman, damai dan kondusif.

Sigit menyampaikan ungkapan, jangan padamkan api pada saat api besar. Melainkan, padamkan api ketika masih kecil. Artinya, jajarannya harus bergerak cepat untuk segera meminimalisir hal yang tidak diinginkan terjadi.

Baca juga : Luhut: Jangan Ada Pikiran Pemerintah Tidak Konsisten

"Jangan padamkan api, pada saat api besar. Padamkan api saat masih kecil. Ini bisa dilakukan kalau kita jeli dan bisa melihat di lapangan. Kita mampu melaksanakan monitoring, langkah dan evaluasi yang benar serta tentunya ini menjadi tugas bagi kita semua," imbau Sigit dalam amanatnya.

Ungkapan itu, kata Sigit, juga terkait dengan munculnya fenomena pelanggaran oknum anggota kepolisian khususnya di media sosial (medsos) dan viral di masyarakat.

Perbuatan segelintir oknum itu, menurut Sigit, berpengaruh pada personel lainnya yang sudah bekerja keras dan baik dalam menjalankan tugasnya. Seperti menjadi garda terdepan penanganan dan pengendalian Covid-19 hingga menjaga Sitkamtibmas tetap kondusif.

Baca juga : Hadapi La Nina, Ganjar Siapkan Personel Untuk Siaga Bencana

"Di sini saya ingatkan bahwa akhir-akhir ini kita menghadapi fenomena dan menjadi keprihatinan kita, muncul banyak viral penyimpangan anggota. Tentunya ini berdampak pada rekan-rekan yang sudah bekerja keras sehingga hasilnya dirasakan masyarakat," sesalnya.

Di hadapan perwira yang dilantik, mantan Kapolda Banten ini juga menegaskan, ke depannya dia tidak ingin ada lagi perbuatan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran.

Ditekankan Sigit, perwira Polri harus menjadi pimpinan yang menjadi contoh agar tak ragu memberikan hukuman dan tindakan tegas kepada oknum yang melanggar.

Baca juga : Kapolri Minta Forkopimda Sumut Antisipasi Potensi Lonjakan Covid-19 Saat Nataru

"Ini harus ditanamkan di diri kita. Kita bisa tegas kalau kita menjadi teladan yang baik. Kita ragu apabila tidak menjadi teladan. Potensi penyimpangan harus diperbaiki, apakah pemahamannya yang keliru sehingga harus ubah mindsetnya. Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan," wanti-wanti eks Kabareskrim Polri ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.