Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mantap, 200 Juta Dosis Vaksin Covid Disuntikkan Ke Masyarakat

Kamis, 11 Nopember 2021 08:00 WIB
Ilustrasi. Vaksin Sinopharm. (Foto: Antara)
Ilustrasi. Vaksin Sinopharm. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Akun @Born1njung meminta pemerintah terus menerus mengkampanyekan disiplin protokol kesehatan.

“Belajar dari negara-negara di benua Eropa yang saat ini meningkat lagi jumlah positifnya, akibat mengabaikan protokol kesehatan,” katanya.

Menurut @Lionelbarcalope, capaian 200 juta dosis tepat dengan 297 hari setelah suntikan vaksin Covid-19 pertama di Indonesia. Vaksin yang diberikan kepada Presiden Jokowi pada 13 Januari 2021. “Jangan lengah, virus Corona tetap mengintai,” wanti-wanti @Lionelbarcalope.

Berita Terkait : KSP Terbuka Terima Kritik Dan Masukan Masyarakat

Akun @sephiaseph mengatakan, 200 juta dosis vaksin bukan angka yang sedikit. Capaian tersebut sangat amat luar biasa. Dia berterima kasih kepada pemerintah yang telah berikhtiar mengatasi pandemi Covid-19.

“Mari kita support sama-sama dengan selalu berdisiplin dalam menerapkan prokes,” ajak dia.

Akun @viavianii menambahkan, capaian tersebut telah mengantarkan Indonesia menjadi satu dari lima negara dengan jumlah suntikan vaksin Covid-19 tertinggi. Yaitu, India, Amerika Serikat, Brazil dan Jepang.

Berita Terkait : Mas Ganjar Dibelain Netizen Tuh

“Untuk mempercepat targer vaksinasi, pemerintah terus mendatangkan vaksin guna mengamankan stok agar dapat mengejar 70 persen penduduk tervaksinasi pada akhir tahun 2021,” ujar @Siskamanis1313.

Menurut @roman_pqr, saat ini dosis utama vaksin adalah dua kali suntikan. Dua dosis tersebut sudah cukup melindungi masyarakat dari infeksi parah Covid-19.

“Hanya saja, antibodi yang terbentuk dari kedua dosis itu kemungkinan dapat menurun. Ada kemungkinan membutuhkan booster,” ujarnya. [TIF]