Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Minta Aset Negara Diasuransikan
Sri Mul Perangi Mafia Tanah
Selasa, 16 November 2021 06:40 WIB
Sebelumnya
“Merapikan penatausahaan BMN melalui revaluasi, merupakan satu di antara kegiatan pengelolaan BMN yang dilakukan bersama-sama kementerian dan lembaga,” katanya.
Menurut Ronald, besarnya aset tersebut harus dikelola dengan baik. Dia mencatat, dalam 3 tahun terakhir pihaknya telah berupaya mengelola dengan menargetkan program sertifikasi BMN berupa tanah, menerapkan asuransi BMN, dan mengimplementasikan penatalaksanaan barang.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan Suplai Energi Masyarakat Aman
Selain itu, pihaknya telah menerapkan perhitungan standar barang, sehingga terjadi peningkatan Penerima Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari BMN.
Dari kinerja lelang BMN, total PNBP yang mampu terserap selama 5 tahun terakhir mencapai Rp 2,24 triliun. Pun untuk kinerja lelang dalam 5 tahun terakhir dengan nilai pokok lelang tercatat Rp 101,9 triliun, serta PNBP lelang sebesar Rp 2,24 triliun.
Baca juga : Persija Muda Nggak Bakal Sia-siakan Kesempatan Masuk TC Timnas U-18
“Ini tidak lepas dari kontribusi para stakeholder dalam mendukung optimalisasi capaian kinerja lelang,” jelas Rionald.
Lebih lanjut, menurut Rionald, pengelolaan BMN yang lebih baik juga mulai mengambil peran dalam perekonomian nasional. Saat ini, misalnya, BMN sudah bisa digunakan sebagai underlying asset Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk memenuhi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan penanggulangan Covid-19.
Baca juga : Kiai Said Dijawab Istana
Pengelolaan BMN juga mengambil peran dengan revitalisasi beberapa rumah sakit. Serta melalui penggunaan berbagai fasilitas kantor dan asrama lainnya yang difungsikan sebagai rumah sakit.
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis Uchok Sky Khadafi mendorong pemerintah memperbaiki pencatatan aset negara. Ini penting, jangan sampai ada BMN yang tidak terurus sehingga tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya