Dark/Light Mode

Untung Pakai Motor Bebek

Sabtu, 23 Januari 2021 06:54 WIB
Ngopi - Untung Pakai Motor Bebek
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Masih setia menggunakan motor jenis bebek di era motor matic mendatangkan banyak keuntungan bagi saya.

Tidak hanya hemat di sisi bahan bakar dan perawatan, motor bebek juga sudah tidak diminati sindikat maling motor. Sekarang ini, maling lebih pilih mencuri motor jenis matic atapun motor jenis sport yang kapasitas mesinnya besar.

Dari beberapa ulasan berita yang saya baca, maling lebih pilih mencuri motor matic karena lebih mudah dipasarkan. Kalaupun dijual secara pretelan, pembelinya lebih banyak ketimbang motor bebek. Pasalnya, hampir 90 persen penjualan motor di Indonesia saat ini adalah jenis matic.

Berita Terkait : Lupa Selamatkan Janin Sendiri

Keuntungan itupun beberapa kali saya rasakan sendiri. Seperti di pertengahan 2019 lalu, saat berada di rumah siang hari, saya lupa memasukan motor ke dalam pagar rumah. Saat itu, saya juga melihat motor tetangga jenis matic diparkir tidak jauh dari motor saya.

Tak lama berselang, terdengar teriakan tetangga pemilik motor matic tersebut. Rupanya, motornya raib digondol pencuri. Alhamdulillah, motor saya yang berada tidak jauh dari motornya masih terparkir di posisinya.

Kejadian kedua, masih di tahun yang sama. Kali ini saya sedang belanja kebutuhan rumah di mini market. Hampir semua yang terparkir di sana adalah motor matic dan beberapa motor jenis sport.

Berita Terkait : Dapat Apa Hari Ini?

Tidak ada tanda-tanda mencurigakan di sekitar parkiran mini market. Saya pun memarkir motor agak di luar yang sudah dekat dengan jalan raya. Apalagi, sore itu kondisi mini market memang sedang ramai sehingga parkiran agak penuh.

Saat saya selesai belanja, ada kehebohan di luar mini market, rupanya ada pencurian motor lagi, dan yang hilang motor matic lagi. Padahal, posisi parkirnya lebih ke dalam dibandingkan motor saya yang sudah di pinggir jalan. Selain itu, motor matic tersebut dilengkapi penutup kunci kontak yang dibuat pabrikan motor sebagai pengamanan tambahan.

Dalam hati saya bergumam, “sudah benar-benar tidak laku motor bebek bagi pencuri’. Mereka lebih pilih motor matic yang posisi parkirnya lebih susah diambil, daripada harus mencuri motor bebek. Tidak hanya dari aksi pencurian, menggunakan motor bebek juga membuat saya lebih santai saat pulang malam hari usai dinas, tidak khawatir jadi sasaran begal. [Novalliandy/Wartawan Rakyat Merdeka]