Dewan Pers

Dark/Light Mode

Puan Ajak Kartini Muda Ikut Memajukan Indonesia

Kamis, 21 April 2022 11:09 WIB
Ketua DPR Puan Maharani/IG
Ketua DPR Puan Maharani/IG

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani mengucap syukur atas dedikasi perempuan Indonesia dalam pembangunan negara. Di momen peringatan Hari Kartini ini, Puan mengajak ‘Kartini’ muda bergerak untuk bersama-sama memajukan Indonesia.

“Selamat memperingati Hari Kartini untuk seluruh perempuan hebat Indonesia. Dalam peringatan Hari Kartini tahun ini, saya mengajak masyarakat Indonesia mengingat kembali jasa RA Kartini dalam mengangkat harkat, martabat, dan derajat perempuan Indonesia,” kata Puan, Kamis (21/4).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini menyebut, perjuangan Kartini di masa lampau telah melahirkan perempuan-perempuan hebat Indonesia. 

Untuk itu, Puan meminta agar perempuan Indonesia tidak melupakan jasa Kartini dan meneruskan perjuangannya untuk masa kini.

“Kita dapat melihat, banyak lahir Kartini era kini yang memiliki banyak prestasi. Banyak perempuan Indonesia yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa,” tuturnya.

“Maka saya mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk bersatu memajukan Bangsa dan negara lewat karyanya masing-masing,” sambung Puan.

Puan juga menyoroti peran perempuan di era pandemi Covid-19. Keberhasilan penanganan Covid-19 di Idonesia tidak terlepas berkat kerja keras kaum perempuan.

Kita dapat melihat banyak peren perempuan di Indonesia yang membantu penanganan pandemi Covid-19. Dan tentunya para tenaga kesehatan (nakes) perempuan yang rela meninggalkan keluarganya untuk berada di garda terdepan melawan virus Corona.

“Mulai dari dokter, perawat, ilmuan, apoteker, dan staf medis lainnya. Bahkan dalam program vaksinasi Covid-19, kita dapat lihat banyak sekali vaksinator yang datang dari kalangan perempuan,” ucap Puan.

Berita Terkait : Peran Aktif Orangtua Bantu Tingkatkan Prestasi Anak

Dalam penanganan Covid-19, Puan menilai dedikasi yang diberikan perempuan terlihat sangat nyata. Tak hanya yang berada di bidang kesehatan, tapi juga profesi-profesi lainnya.

Seperti jurnalis yang terus menyampaikan informasi mengenai pandemi Covid-19, prajurit TNI perempuan dan Polwan yang ikut membantu pengamanan. Dan tak kalah utama adalah, peran para ibu di rumah yang memastikan kesehatan untuk seluruh keluarganya.

Kartini Muda

Untuk peringatan Kartini tahun 2022, Puan secara khusus menyoroti para Kartini muda Indonesia. 

Dia mengatakan, saat ini Indonesia memiliki banyak perempuan muda berprestasi yang menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul negara.

“Partisipasi perempuan muda Indonesia sangat penting memajukan banyak bidang, baik sebagai penggerak roda ekonomi, kesehatan, sosial, politik, seni budaya, pendidikan, dan bidang-bidang lainnya,” ungkap Puan.

Para Kartini era kini itu disebut menjadi sosok inspiratif. Kartini-Kartini di era milenal mampu membuktikan mereka bisa menjadi agen perubahan untuk menggerakkan dunia.

“Saya mengambil contoh seperti sosok Melati Wijsen, pemimpin gerakan Youthtopia. Salah satu perempuan muda yang punya karya nyata dalam upaya mengatasi perubahan iklim,” ucap mantan Menko PMK itu.

Melati merupakan penggagas dari Bye Bye Plastic Bags, sebuah organisasi yang menghimpun pemuda dari seluruh dunia yang berjuang menghentikan pemakaian kantong plastik. 

Berita Terkait : Lummo Ajak UMKM Kembangkan Bisnis Model D2C

Melati sempat dihadirkan sebagai pembicara dalam forum 144th Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly & Related Meetings di Bali Maret lalu.

“Melati kami hadirkan pada IPU ke-144 untuk menggugah para pemimpin dunia yang menjadi anggota forum parlemen internasional di IPU, agar cepat beraksi nyata mengantisipasi dampak perubahan iklim,” terang Puan yang menjadi President of Assembly di IPU ke-144 ini.

Lebih lanjut, Puan menyoroti banyak potensi perempuan Indonesia dalam bidang seni budaya, olahraga, dan sebagainya.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, peranan perempuan dalam perekonomian Indonesia semakin signifikan.

“Ada banyak pebisnis hebat perempuan Indonesia yang mampu menggerakkan perekonomian nasional hingga dunia. Dan tak sedikit entrepreneur perempuan sukses tersebut merupakan kalangan muda,” kata Puan. 

Sementara di bidang seni budaya, kita patut berbangga karena ada banyak perempuan Indonesia yang diakui dunia. Baik para musisi, sineas, animator, budayawan, dan perempuan-perempuan lain yang menggeluti dunia ekonomi kreatif lainnya.

Puan pun menyinggung penampilan penyanyi Niki Zefanya, perempuan pertama asal Indonesia yang mampu unjuk kemampuan di festival musik tahunan Coachella di Amerika Serikat.

“Niki Zefanya menjadi bukti banyak perempuan Indonesia punya talenta luar biasa dan bisa berhasil manakala gigih berjuang. Maka untuk semua perempuan muda, jangan takut untuk bermimpi setinggi-tingginya dan berjuang untuk meraih mimpi tersebut,” tegas Puan.

Indonesia pun disebut punya banyak atlet perempuan yang berhasil membawa Indonesia keluar sebagai juara turnamen dunia.

Berita Terkait : Pilih Pj Jujur Dan Independen

“Seperti pasangan pebulu tangkis ganda putri, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang sukses mendapatkan medali emas pada gelaran Olimpiade tahun lalu,” sebut Puan.

Cucu Proklamator Bung Karno itu menambahkan, perempuan juga memiliki peran tinggi dalam pendidikan bangsa. Menurutnya, ada banyak penggerak dunia pendidikan perempuan yang telah membantu mencetak generasi unggul bangsa.

Begitu banyak guru-guru perempuan yang berjasa mendidik anak-anak kita. Juga para aktivis dan relawan yang ikut membantu memperjuangkan pendidikan bagi masyarakat di pedalaman dan yang termarjinalkan, contohnya Butet Manurung pendiri Sokola Rimba yang dedikasinya diakui dunia internasional.

Setelah designer Anne Avantie, Butet Manurung masuk dalam daftar Barbie Role Model. Dia disandingkan dengan 11 perempuan lain dari berbagai negara yang dianggap bisa menjadi panutan sebagai perempuan inspiratif dunia dalam rangka International Women's Day 2022.

Puan pun kembali mengingatkan agar perempuan Indonesia memperoleh pendidikan tinggi. Sebab, apapun pilihan hidup yang diambil perempuan, pendidikan menjadi modal untuk mencapai keberhasilan.

“Semua pilihan perempuan harus dihargai. Baik itu yang berkarier, ibu yang bekerja, bahkan ibu rumah tangga, semua adalah perempuan-perempuan hebat. Dan sosok Kartini masa kini adalah sosok perempuan multitasking dengan berbagai dinamika kehidupan yang dihadapinya,” kata Puan.

Oleh karena itu, perempuan hebat harus punya bekal pendidikan tinggi. Sebab dengan modal pendidikan tinggi, perempuan Indonesia dapat mendidik putra-putri penerus bangsa dengan baik.

Puan meyakini akan semakin banyak muncul Kartini era kini yang dapat membantu mewujdukan agar Indonesia bisa menjadi Negara maju. Apalagi Indonesia sebentar lagi akan mencapai Generasi Emas.

“Maka jadilah perempuan yang bebas dan merdeka, tapi tetap penuh tanggung jawab atas kodratnya dan dedikasi tinggi atas pilihan hidup masing-masing,” pungkas Puan. [REN]