Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gobel: Investasi Jepang Selalu Berdayakan Tenaga Kerja Di Negara Setempat

Kamis, 28 Juli 2022 18:41 WIB
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (Foto: Instagram)
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel menyambut baik hasil kunjungan Presiden Jokowi ke Jepang.

Menurutnya, investasi Jepang di Indonesia, harus memperkuat peningkatan kualitas sumberdaya manusia kita. 

"Jadi, poinnya bukan mempekerjakan orang. Tapi, memanusiakan manusia,” kata Gobel, Kamis (25/7).

Berita Terkait : Komnas HAM: Berdasarkan Lukanya, Brigadir J Diduga Ditembak Dari Jarak Berbeda-beda

Faktanya saat ini, Jepang adalah investor terbesar kedua di Indonesia setelah Singapura. Selain itu, investasi Jepang di Indonesia juga meningkatkan ekspor Indonesia ke luar negeri.

“Ini karena Jepang menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor untuk produk-produknya seperti otomotif, elektronika, baterai, dan alat kesehatan. Tentu saja, ini akan membantu devisa Indonesia,” papar Gobel.

Dia menuturkan, investasi Jepang tak banyak membawa tenaga kerja dari negara asalnya.

Berita Terkait : Industri Properti Tak Naikkan Harga Hingga September Nanti

“Jepang selalu memberdayakan tenaga kerja dari negara setempat. Dengan demikian, terjadi transfer of skill dan transfer of knowledge. Sehingga, kualitas sumberdaya setempat mengalami peningkatan. Ini penting sebagai bagian dari tahapan transfer of technology dan penguasaan proses industri,” papar Gobel.

Menurutnya, Jepang tidak begitu menghadapi problem kependudukan. Sehingga, tidak membutuhkan pengerahan tenaga kerja.ke negara yang menjadi tujuan investasinya.

Hal ini terlihat dari proyek-proyek infrastruktur, pertambangan, dan industri yang dibangun Jepang. Seperti pelabuhan Patimban atau MRT di Jakarta.

Berita Terkait : Gemas! Ibas-Aliya Bagikan Momen Kelahiran Anak Keempat

“Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, tentu berkepentingan terhadap penyerapan angkatan kerja. Jadi, ini adalah simbiosis yang sangat menguntungkan bagi Indonesia,” jelas Gobel.

Untuk mengoperasikan industri dan pabrik yang dibangun di Indonesia, Jepang memanfaatkan sumberdaya manusia Indonesia. Dalam hal ini, tenaga kerja kita perlu pelatihan.

"Ini poin yang sangat penting,” kata Gobel, yang juga Ketua Asosiasi Persahabatan Indonesia-Jepang.
 Selanjutnya