Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Dia juga berharap, dugaan pungli di sektor pendidikan ini tidak berimbas kepada minat anak muda untuk menjadi seorang guru atapun tenaga pendidik.
Pemerintah kudu memiliki strategi dalam melindungi profesi guru sehingga minat anak muda menjadi tenaga pendidik berkurang. “Tentunya juga dalam memastikan adanya peningkatan kesejahteraan bagi para guru,” tambahnya.
Baca juga : Dibantu Menpora Dito, Tenis Meja Berlaga Di SEA Games
Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih memberikan apresiasi atas keberanian HAR melaporkan dugaan pungli di sektor pendidikan. Sikap HAR tersebut sejatinya menjadi karakter bagi seluruh ASN di Indonesia.
“Meskipun masih tergolong ASN baru, Husein telah berani bersikap jujur. Saya kira ini bisa jadi bahan untuk penguatan pendidikan karakter kita utamanya dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Baca juga : Teddy Minahasa Disebut Kaburkan Kasus, Pakar Psikologi Forensik: Tidak Proporsional
Fikri menyesalkan adanya pungli terhadap para CPNS. Karena itu, keputusan HAR untuk melaporkan dugaan pungutan liar saat pelatihan dasar CPNS 2020 sudah tepat dan menunjukkan sikap berani meskipun berisiko dipecat sebagai PNS.
Sikap HAR melaporkan dugaan pungli tersebut menunjukkan sebagai ASN haruslah bermental dan memiliki karakter. Bukan asal bapak senang atau yang penting jadi PNS.
Baca juga : Cak Imin: Usut Tuntas Penembakan Kantor Pusat MUI
“Pungli ini merupakan perilaku negatif. Akibat pungli, orang bisa terjerat utang untuk membayar pungli tersebut,” tambah dia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya