Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Tatib DPD Disahkan, Banyak Senator Resah

Jumat, 20 September 2019 21:04 WIB
Gedung DPD. (Foto: Ist)
Gedung DPD. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengesahan tata tertib (Tatib) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam Sidang Paripurna dua hari lalu tampaknya belum bisa diterima sepenuhnya oleh para anggotanya. Banyak Senator yang resah.

“Ya, semua resahlah. Saya tidak bisa bilang satu per satu. Semua resah,” kata Anggota terpilih DPD asal Kalimantan Utara Hasan Basri, Jumat (20/09).

Baca juga : Ketua DPR Pertimbangkan Tunda Pengesahan RUU KUHP

Namun demikian, Hasan tidak dapat memastikan dasar keresahan mereka, apakah karena poses pengesahanTatib yang tanpa pembahasan atau karena substansinya yang tidak dapat diterima para anggota periode baru.

Seperti diketahui, pengesahan Tatib DPD pada hari Rabu (18/9) lalu berlangsung ricuh. Sejumlah anggota DPD yang hadir menolak pengesahan perubahan Tatib DPD untuk periode tahun 2019-2024 tersebut. Kericuhan terjadi kala sejumlah anggota melontarkan interupsi saat Ketua Badan Kehormatan DPD Mervin Sadipun Komber hendak menyampaikan laporan. Kericuhan diperparah ketika Pimpinan Sidang Akhmad Muqowam, tidak mengindahkan interupsi.

Baca juga : Soal Revisi UU KPK, PDIP Pasang Badan Untuk Pemerintah

Intrupsi antara lain datang dari Senator asal Sulawesi Tengah, Numawati Dewi Bantilan.  Nurmawati mempertanyakan pengesahan Tatib DPD dalam sidang kali ini. Padahal, Tatib itu belum pernah dibahas di Panitia Musyawarah. "Ini cacat prosedur. Ini pengesahan atau pembacaan laporan? Itu dulu," ujar Nurmawati.

Persidangan semakin ricuh ketika Senator asal Sulawesi Utara, Benny Ramdani debat kusir dengan  Senator asal Sulawesi Barat Asri Anas. Meski hujan protes bermunculan, Akhmad Muqowan terlihat tetap mengetuk palu sebagai tanda Tatib periode mendatang telah disahkan. [QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.