Dark/Light Mode

Ketua DPR Jenguk Mahasiswa Korban Kerusuhan di RS Pelni

Rabu, 25 September 2019 13:01 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) saat menjenguk mahasiswa korban kerusuhan yang dirawat di RS Pelni (Foto: Istimewa)
Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) saat menjenguk mahasiswa korban kerusuhan yang dirawat di RS Pelni (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Bambang Soesatyo menjenguk mahasiswa yang menjadi korban kerusuhan dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR, kemarin. Ketua DPR mengunjungi mahasiswa yang mengalami pendarahan di kepala yang saat ini dirawat di RS Pelni, Rabu (25/9).

"Saya juga baru dapat kabar bahwa ada dari adik-adik saya dari Satuan Mahasiswa dan Pelajar Pemuda Pancasila yang terluka karena demo. Saya ingin melihat keadaannya sejauh mana luka yang diderita oleh adik saya itu," ungkap Bambang ketika ditemui awak media di RS Pelni, Jakarta, Rabu (25/9) seperti dikutip antaranews.com.

Berita Terkait : Bubarkan Mahasiswa Yang Terus Bertahan, Polisi Tembakkan Water Canon dan Gas Air Mata

Dikelilingi oleh anggota-anggota Pemuda Pancasila yang berseragam oranye dan hitam, politisi yang akrab disapa Bamsoet ini berharap para mahasiswa bisa menahan diri. Dia juga berharap aparat keamanan dapat menahan diri dan lebih bijaksana menghadapi mahasiswa yang datang ke DPR. Mahasiswa datang untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Dia meminta mahasiswa untuk tidak terprovokasi dan mengikuti irama pihak lain yang ingin memanfaatkan keinginan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan mengubahnya menjadi aksi anarkis.

Berita Terkait : DPR Dorong KLHK Bentuk Gugus Tugas Cegah Karhutla

 "Kita sebagai warga negara boleh menyampaikan aspirasi, kapanpun saya siap menerima di DPR. Tapi jangan menimbulkan anarki apalagi terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Sebelumnya, mahasiswa bernama Faisal Amri dilarikan ke RS Pelni pada Selasa malam setelah ditemukan tidak sadarkan diri di sekitar DPR. Dia dibawa oleh teman-teman dan pegawai konstruksi yang berada di sekitar Senayan.

Berita Terkait : Anggota DPR Harus Berani Bicara dan Dekat dengan Wartawan

Menurut Direktur RS Pelni dr Dewi Fankhuningdyah, kondisi Faisal sudah mulai membaik setelah dilakukan operasi meski belum stabil. "Kondisi terakhir pasien cukup baik, progres cukup memuaskan tapi masih dalam keadaan yang tidak stabil sehingga pasien masih membutukan pengawasan di ICU," ungkap dr Dewi kepada awak media. [USU]