Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Andi Amran Sulaiman akan menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertanian (Mentan) selama kurang lebih setahun. Kehadiran Amran diyakini akan berefek besar bagi kesejahteraan petani.
Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin menilai, Amran merupakan figur yang pas untuk kembali mengangkat sektor pertanian yang saat ini cukup terpukul akibat situasi global dan El Nino.
Baca juga : Produksi Susut, Harga Gula Merangkak Naik
“Dengan latar belakang sebagai ahli pertanian dan berpengalaman dalam jabatan ini, Andi Amran akan memperkuat pertanian kita. Petani kita akan semakin sejahtera,” ungkapnya, kemarin.
Karena itu, dia menaruh harapan besar kembalinya Amran ke Ragunan (kantor pusat Kementerian Pertanian) akan membawa manfaat besar bagi negara. Namun dipesankan, Amran menjauhi korupsi.
Baca juga : OSO: Saya Ingin Indonesia Lebih Sejahtera
“Jangan ada lagi isu korupsi, jangan lagi ada isu tidak sinkronnya koordinasi antar lembaga. Kita perkuat sektor pertanian mulai dari lembaga besar pemerintahan hingga kelompok-kelompok kecil petani yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar anggota Badan Anggaran DPR ini.
Terakhir, politisi Fraksi PKS ini mengucapkan selamat atas dilantiknya Amran sebagai Mentan, menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor Jumat 27 Oktober, Hadir Di Polsek Caringin
“Selamat dan sukses kepada Pak Andi Amran Sulaiman atas amanah yang diberikan sebagai Menteri Pertanian. Tentunya pengalaman dan pengetahuan beliau dalam bidang pertanian akan memudahkan komunikasi dan kerja sama antara kedua tingkatan pemerintahan,” tambah dia.
Terpisah, Menteri Amran mengajak para kepala dinas pertanian se-Indonesia untuk mengawal jalannya produksi beras pada tahun ini. Dia ingin Indonesia mampu mencapai swasembada sehingga tak lagi bergantung pada kebijakan impor.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya