Dark/Light Mode

Amran Kembali Ke Ragunan

Perkuat Lagi Sektor Pertanian

Selasa, 31 Oktober 2023 07:20 WIB
Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin. (Foto: Dok. DPR RI)
Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin. (Foto: Dok. DPR RI)

 Sebelumnya 
Dia mengingatkan, kondisi dunia sekarang sedang meng­hadapi krisis pangan. Bahkan sudah ada negara yang kelaparan dan beberapa negera menyetop ekspornya karena perubahan cuaca. Kebijakan menghentikan ekspor ini diambil untuk me­mastikan pasokan dalam negeri tetap aman.

“Mau tidak mau kita harus menuju swasembada dan harus berdiri di kaki sendiri. Kenapa? Karena Indonesia bisa mengop­timalkan potensi tersebut,” ujar Amran dalam rapat koordinasi Akselerasi Peningkatan Luas Tanam dan Produksi Padi dan Jagung dengan Dinas Perta­nian Provinsi dan Kabupaten se-Indonesia, kemarin.

Amran bilang, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan sebuah ke­harusan untuk menghadapi ber­bagai tantangan yang ada. Na­mun demikian, kolaborasi dan akselerasi harus berbuah pada perluasan tanam dan produksi di masa panen mendatang.

Baca juga : Produksi Susut, Harga Gula Merangkak Naik

“Kita akan melakukan akselerasi di semua daerah karena ada potensi. Dulu kita pernah lakukan selamatkan rawa di 8 provinsi. Rawa ini akan kita jadikan IP2 dan itulah target kita. Kalau semua ini bisa kita lakukan Insyaallah masalah per­tanian beres. Minimal tahun de­pan impor berkurang,” tegasnya.

Tak lupa, Amran langsung menanyakan kesiapan para ke­pala dinas baik yang hadir se­cara langsung maupun melalui zoom untuk mengawal produksi pangan.

Beberapa Kepala Dinas me­nyatakan, hasil produksi tahun ini mengalami peningkatan. Namun beberapa daerah lainya mengalami penurunan akibat perbaikan irigasi yang belum selesai maupun perubahan cuaca ekstrem yang baru selesai.

Baca juga : OSO: Saya Ingin Indonesia Lebih Sejahtera

Dinas Pertanian Jawa Timur melaporkan ada peningkatan produksi tahun ini 8,34 persen. Jawa Tengah melaporkan penu­runan produksi, salah satu pe­nyebabnya El Nino. Jawa Barat diprediksai turun produksi karena ada perbaikan irigasi yang menyebabkan rencana tanamnya bergeser 4 bulan. “Tapi tahun depan kita optimistis naik pak,” ujar Kepala Dinas Pertanian Jawa Barat.

Plh Sekretaris Jenderal Ke­mentan Prihasto Setyanto me­nambahkan, target tahun depan adalah mengoptimalkan lahan rawa satu juta hektare.

Selain itu, pemerintah juga mengoptimalkan lahan tadah hujan seluas satu juta hektare.

Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor Jumat 27 Oktober, Hadir Di Polsek Caringin

“Tahun 2024 kita akan melakukan langkah akselerasi opti­masi lahan rawa satu juta hektare dan lahan tadah hujan satu juta hektare,” jelasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 31/10/2023 dengan judul Amran Kembali Ke Ragunan, Perkuat Lagi Sektor Pertanian

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.