Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lestari: Butuh Intervensi Pemerintah Tekan Prevalensi Diabetes
Kamis, 16 November 2023 12:30 WIB
Sebelumnya
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia, Muhammad Adib Khumaidi berpendapat bila kita bicara diabetes yang harus dilakukan adalah kenali risiko Anda dan bagaimana pencegahannya.
Terpenting, ujar Adib, masyarakat memiliki akses yang sama bila terkena diabetes untuk mendapat penatalaksanaan yang tepat. Apalagi, tegas dia, diprediksi jumlah penderita diabetes akan terus meningkat di masa datang.
Diakui Adib perubahan pola hidup sudah mulai terlihat pada masyarakat di perkotaan, tetapi belum terlihat secara masif. Adib juga mendorong agar dilakukan kampanye untuk mengurangi konsumsi yang manis lewat regulasi yang mewajibkan informasi kandungan gula dalam makanan yang beredar.
Baca juga : Bey Machmudin: Integrasi Data Tingkatkan Penerimaan Pajak
Menurut Adib, awareness masyarakat terkait ancaman diabetes adalah pekerjaan rumah bagi kita semua dalam penanganan diabetes di tanah air. Bila gejala-gejala klinis diabetes bisa disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, tegas Adib, bisa menjadi cara untuk meningkatkan kepedulian masyarakat luas dalam upaya mendorong pencegahan diabetes.
Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia, Hardinsyah mengungkapkan pencegahan diabetes bisa dilakukan melalui keseimbangan kadar lemak dalam tubuh.
Karena, menurut Hardinsyah, faktor risiko terbesar penimbunan lemak dalam tubuh adalah obesitas yang merupakan lima risiko utama pemicu diabates tipe 2. Pengendalian obesitas dan aktivitas fisik, ujar dia, bisa menjadi upaya pencegahan diabetes.
Baca juga : Pemerintah Siapin Paket Genjot Daya Beli Rakyat
Upaya mengurangi konsumsi makanan yang berisiko, terutama yang berkadar gula tinggi, menurut Hardinsyah, harus diimbangi dengan meningkatkan konsumsi makanan berserat seperti ubi-ubian dan kue dengan taburan parutan kelapa.
Diakui Hardinsyah, hampir 50 persen masyarakat Indonesia mengalami defisiensi vitamin D yang penting untuk menjaga sistem metabolisme tubuh dalam mencegah obesitas. Hardinsyah mendorong agar diet yang baik untuk mencegah obesitas harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang tepat untuk mencegah obesitas.
Anggota Komisi IX DPR RI, Hasnah Syams mengungkapkan diabetes merupakan salah satu bagian dari kegawatdaruratan global. Sementara, ungkap dia, 73,7 persen masyarakat tidak terdeteksi menderita diabetes yang menyebabkan diabetes di Indonesia sangat sulit diatasi karena yang bersangkutan tidak menyadari kalau terkena diabetes.
Baca juga : Butuh Rekomendasi Perguruan Tinggi Tingkatkan Layanan Publik MPR
Langkah terpenting, menurut Hasnah, harus ada upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini, sehingga diabetes ditempatkan sebagai penyakit yang penting untuk diatasi.
Hasnah menilai upaya preventif dan promotif diabetes belum efektif dilaksanakan saat ini. Karena meski sudah ada kesadaran masyarakat untuk deteksi dini, tambah dia, seringkali menghadapi keterbatasan sarana di sejumlah fasilitas layanan kesehatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya