Dark/Light Mode

Blusukan Door To Door Di Pohuwato, Gobel: 14 Februari, Jangan Lupa Pilih NasDem

Rabu, 31 Januari 2024 11:51 WIB
Blusukan Door To Door Di Pohuwato, Gobel: 14 Februari, Jangan Lupa Pilih NasDem

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Gorontalo, Rachmat Gobel blusukan door to door ke rumah warga untuk menemui konstituen.

"Mereka minta ketemu. Saya pun ingin menyambut kehangatan energi mereka. Jadilah kami bertemu untuk mempertautkan hati, demi Gorontalo yang maju dan sejahtera,” kata Gobel, Senin (29/1/2024).

Hari itu, Gobel melakukan kampanye seharian di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Menjelang siang, dia memantau jalannya Festival Pasar Pangan di Marissa, ibukota Pohuwato.

Ini bukan kampanye dan tak ada atribut partai. Gobel membantu masyarakat yang sedang kesusahan, karena terdampak badai panas El Nino, dengan menggelar pasar murah.

Masyarakat dihadapkan pada lonjakan harga bahan pokok, akibat panen yang berkurang karena musim kemarau yang berkepanjangan.

Baca juga : Prabowo: Jangan Salah Pilih

Dampak perang Ukraina-Rusia dan pelemahan ekonomi dunia akibat pandemi Covid-19 pada 2020-2022 masih terasa, sehingga pengangguran meningkat dan harga barang masih mahal.

Untuk itu, Gobel turun tangan bersama pemerintah, agar masyarakat terbantu. Setelahnya, Gobel blusukan di Dusun Lemito Pantai, Kecamatan Lemito. Lalu ke Dusun Hulota, Desa Wonggarasi Tengah, Kecamatan Lemito. Kemudian lanjut ke Dusun Yiliyala Selatan, Desa Suka Damai, Kecamatan Lemito. Serta ke Dusun Mootinelo, Desa Wanggarasi Timur, Kecamatan Wanggarasi.

Setelah blusukan, Gobel  kampanye di Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan.

Dalam blusukan door to door, Gobel menyalami warga, berfoto bersama, dan menyapa dengan sedikit menyampaikan sambutan.

Di perjalanan pulang ke Kota Gorontalo, sejumlah warga Pohuwato rupanya berkumpul bersama dan meminta disapa. Saat itu, Gobel berada di Jl Trans Sulawesi, tepatnya di daerah Paguat, Pohuwato.

Baca juga : Blusukan ke Papua, Gibran Janjikan Pemerataan Pembangunan

Singkat kata, terjadi komunikasi melalui tiga kali video call. Yaitu dari warga yang berkumpul di Desa Suka Makmur Kecamatan Patilanggio, Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, dan di Desa Buntulia Selatan Kecamatan Duhidaa.

"Saya mohon maaf, belum bisa bertemu langsung. Semoga, video call ini tidak mengurangi makna silaturahmi kita. Yang penting, tanggal 14 Februari, jangan lupa untuk memilih Partai Nasdem. Insya Allah, setelah pemilu, kita bisa bersilaturahmi secara langsung,” tutur Gobel.

Saat blusukan, ia menerima berbagai macam aspirasi. Mulai dari muara sungai yang sudah tertutup lumpur, hingga kapal nelayan harus didorong agar bisa masuk ke sungai untuk menuju rumah-rumah nelayan.

Ada juga yang menyampaikan aspirasi tentang harga produk pertanian yang rendah, dan tak bisa diserap pasar. Belum lagi masalah kebutuhan irigasi, pupuk, dan bibit.

“Terima kasih atas aspirasinya. Insya Allah jika Nasdem menang di Gorontalo, semua akan menjadi lebih mudah untuk diwujudkan,” katanya.

Baca juga : Sekarang Ini, Banyak Warga Mulai Pragmatis

Saat berkampanye di Randangan, Gobel kembali mengingatkan tentang bahaya politik uang.

“Politik uang itu sangat berbahaya. Itu merusak demokrasi, tidak menghargai serta tidak menghormati kemuliaan kita sebagai makhluk Tuhan. Karena itu, jangan pilih orang yang menggunakan politik uang. Orang itu pasti akan mengkhianati Bapak dan Ibu,” pesan Gobel.

Dia mengingatkan, bansos, sembako, dan bantuan langsung tunia (BLT) merupakan hak rakyat. “Itu diberikan oleh negara karena masalah El Nino. Duitnya dari pajak. Uang Bapak-Ibu. Jadi itu kewajiban negara kepada rakyatnya yang sedang kesusahan. Bukan milik partai tertentu, bukan milik pemerintah, dan bukan milik perorangan. Anggaran untuk itu semua diputuskan bersama di DPR,” papar Gobel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.