Dark/Light Mode

Kembalikan Khittah Lembaga

Hemas Yakin Pimpin DPD Bareng Sultan Najamudin Dan Yoris

Jumat, 31 Mei 2024 19:42 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Gusti Kanjeng Ratu Hemas (GKR Hemas) bersama Senator Sultan B Najamudin dan Senator Yoris Raweyai membentuk paket maju dalam pencalonan pimpinan DPD RI periode 2024-2029. Foto: Istimewa
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Gusti Kanjeng Ratu Hemas (GKR Hemas) bersama Senator Sultan B Najamudin dan Senator Yoris Raweyai membentuk paket maju dalam pencalonan pimpinan DPD RI periode 2024-2029. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Gusti Kanjeng Ratu Hemas (GKR Hemas) mengingkan agar lembaga DPD harus kembali kepada khittahnya.

Yakni sebagai lembaga perwakilan daerah yang fokus memperjuangkan kepentingan masyarakat dan daerah di tingkat nasional.

Untuk memperjuangkan itu perlu kesolidan dan kontribusi seluruh anggota DPD RI. Hal ini disampaikan Istri Sultan Hamengku Buwono X itu setelah dirinya bersama Senator Sultan B Najamudin dan Senator Yoris Raweyai membentuk paket maju dalam pencalonan pimpinan DPD RI periode 2024-2029.

Baca juga : Pekan Depan Presiden Tengok Korban Galodo

"DPD RI itu milik seluruh daerah yang direpresentasikan para wakilnya di 38 provinsi. Ya karena itulah kami berpendapat bahwa lembaga ini akan kuat jika komposisi pimpinannya diisi oleh konfigurasi kebhinekaan Indonesia," tutur GKR Hemas dalam keterangannya, Jumat (31/5/2024).

"Pak Sultan Najamudin mewakili semangat anak muda, Pak Yorris mewakili saudara-saudara kita dari Timur, saya mewakili suara perempuan. Dan satu lagi masih kami konsolidasikan untuk memantapkan komposisi fantastic four ini," tambah GKR Hemas.

Selama ini, dia mendengar kritik dari beberapa pengamat dan para pakar hukum tata negara yang menilai kurangnya kiprah DPD RI sebagai lembaga legislatif di mata publik karena selama ini pimpinan dan anggota DPD RI terlihat berjalan sendiri. Bisa dikatakan terjadi disorientasi politik lembaga.

Baca juga : Diresmikan Presiden, Pembangunan 22 Ruas Jalan Daerah Di Sultra Mulus

"Adalah wajar jika publik mengharapkan peran dan kontribusi yang lebih dari lembaga politik nasional seperti DPD ini. Bukan hanya untuk satu atau dua daerah saja. Sehingga dibutuhkan kepemimpinan lembaga yang bersifat kolektif dan kuat," tegas GKR Hemas yang telah didaulat sebagai.

Senator sejak pertama kali DPD RI dibentuk itu menegaskan, penguatan kewenangan DPD RI merupakan tujuan utama pimpinan lembaga. Dia sangat percaya, ketika semua anggota DPD RI memiliki kesamaan semangat untuk hadir memberikan solusi atas kesulitan rakyat, di situlah dukungan penguatan DPD akan berdatangan.

Ke depan, kata Hemas, pembangunan daerah maupun nasional tidak ringan dan penuh tantangan. Kebijakan pemerintah perlu terus dikawal. Dengan demikian Kebijakan di pusat akan berdampak pada seluruh daerah.

Baca juga : Bamsoet Dorong Penyempurnaan UU Pemilu

"DPD RI harus terus hadir mengingatkan pemerintah bahwa Indonesia ada karena keberadaan daerah-daerah. Ketika daerah maju maka Indonesia pun akan kuat," ujar Hemas optimisis.

Berdasarkan informasi yang diterima, pemilihan Pimpinan DPD RI Periode 2024-2029 akan menggunakan sistem paket. Pasca tersiarnya sudah ada 2 paket calon pimpinan DPD yang akan bertarung pada Oktober 2024, para calon mulai mengonsolidasikan dukungannya.

"Dengan dukungan mayoritas anggota yang terus mengalir, dari pimpinan nasional, tokoh, dan berbagai komponen, kami meyakini saatnya perubahan untuk perbaikan lembaga DPD RI akan menemui titik terang," tutup GKR Hemas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.