Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Genjot Energi Masa Depan, PKS Saranin Ada Wamen Khusus EBT
Sabtu, 30 November 2019 03:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VII DPR asal Fraksi PKS Rofik Hananto mengingatkan pemerintah tentang pentingnya pengembangan industri Energi Baru Terbarukan (EBT).
Karena, ke beradaan di tanah air sangat penting agar terjadi kontinuitas pasokan energi yang ramah lingkungan dan mendukung pem bangunan nasional yang berkelanjutan.
“Di kelistrikan ada (potensi) air, angin, matahari, laut, panas bumi, dan biomassa. Perlu segera dibuat program yang masif dan terstruktur untuk penguatan EBT di biomassa contohnya. Beberapa perusahaan swasta telah menggunakan cangkang sawit untuk biomassa, menjadi alternatif yang sangat bagus untuk EBT,” ungkap Rofik di gedung Parlemen, kemarin.
Baca juga : Menteri Basuki Rayu Jepang Garap Jalan Tol Cipali Ke Subang
Menurutnya, alam Indonesia yang sangat kaya memiliki potensi besar untuk menambah rasio elektrifikasi nasional melalui EBT.Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan target 23 persen EBT dalam bauran energi sebelum 2025.
Tak hanya pengembangan EBT, Rofik pun mengusulkan penggunaan EBT dalam kendaraan-kendaraan umum di Indonesia.
“Kami mohon penggunaan EBT yang terkait dengan bahan bakar gas dan listrik untuk kendaraan umum dapat segera diaplikasikan, mungkin untuk kendaraan-kendaraan umum pemerintah (dulu), sampai akhir nya untuk kendaraan pribadi pada tahun 2020,” ujarnya.
Baca juga : Ingin Masyarakat Kuat, PKS Bikin Buku Panduan Keluarga
Dalam pengembangan EBT ini, Rofik menyoalkan perlunya Menteri ESDM memiliki Wakil Menteri ESDM, khusus menangani soal EBT.Di negara maju seperti China dan India, ada menteri khusus me nangani EBT. “India sangat gencar mengembangkan EBT sebagai energi masa depan yang makin hijau dan ekonomis,” paparnya.
Dia juga menanyakan perkembangan proyek EBT Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Geo Dipa Energi di Dieng.“Ini penting agar PT Geo Dipa Energi dapat segera beroperasi. Apalagi ini adalah Proyek Nasional Pertama PLTP di Indonesia yang di monitor secara khusus oleh Staf Ke presidenan. Beroperasinya PT Geo Dipa Energi juga bisa menunjang kebutuhan energi di Jawa dan Bali,” ungkapnya.
Selanjutnya, Rofik men dorong evaluasi terkait proyek geothermal di Gunung Slamet, laporan secara tertulis impor migas nasional, melonggarkan aturan dari PLN terkait penggunaan energi alternatif dan usulan keterlibatan swasta dalam kebijakan perdagangan migas di Indonesia.
Baca juga : Nurbaya Tingkatkan Sinergi Dengan Polri Tangani Karhutla
Rofik menyampaikan hal ini karena perkembangan dapilnya yang sedang mengalami ke ke ringan panjang sehingga diusulkan prioritas alokasi sumur bor air untuk membantu penyele saian permasalahan kekeringan tersebut.
“Di Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara mengalami kekeringan panjang sejak Juni hingga November. Tolong sumur bor air diprioritaskan di dapil kami,” tandasnya.[FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya