Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anggota DPR Prihatin Dengan Hasil TKA Nasional
Kemendikdasmen Diminta Evaluasi Lagi Proses Belajar
Jumat, 26 Desember 2025 07:05 WIB
Sebelumnya
Komisi X DPR, kata dia, mendorong Kemendikdasmen untuk menggunakan hasil TKA sebagai dasar perumusan kebijakan pendidikan ke depan. Termasuk dalam peningkatan kualitas kurikulum, metode pembelajaran, dan sistem pelatihan guru. Intinya, hasil TKA ini jangan berhenti sebagai laporan, tapi harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret.
Bagaimana tanggapan Kemendikdasmen? Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati menjelaskan penyebab nilai mapel wajib yang rendah. Hal ini sesuai dengan asumsi awal ketika Bahasa Inggris dimunculkan dalam bentuk teks yang bersifat naratif dan deskriptif. Khususnya, dengan jumlah paragraf sekitar empat sampai lima, ternyata murid kesulitan karena terbiasa mendapat jawaban atas pertanyaan.
Namun, lanjut dia, bila sifatnya inferensial, kemampuan menyimpulkan, mereka kesulitan karena harus membaca tuntas dari paragraf pertama sampai ke terakhir. ”Ketika ditanya tentang kalimat pokok di paragraf pertama atau apa pesan di paragraf pertama relatif cukup baik,” kata Rahmawati dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).
Baca juga : BLT Minimal Rp 8 Juta Buat Korban Bencana Sumatera
“Tapi, untuk mengevaluasi, merefleksi, menilai kesahihan apakah informasinya valid apakah hanya opini atau fakta itu kesulitan,” sambung dia. Peserta juga terkendala soal bacaan yang sifatnya non-teks, infografis, gambar-gambar, hingga tips and trick.
Sementara, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, hasil TKA akan dijadikan acuan untuk perbaikan. Hal ini sesuai dengan tujuan tes yakni memetakan mutu capaian akademik para murid.
“Kita harapkan kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah dapat berpijak pada hasil tes ini. Kita menyebutnya dengan evident based policy atau kebijakan yang berbasis bukti, berbasis data,” sambung dia.
Baca juga : Lokasi Huntap Harus Aman, Tidak Banjir Dan Jelas Hukum
Sebagai assessment as learning, kata Mu’ti, maka hasil TKA tidak menjadi penentu kelulusan. Kelulusan ditetapkan sepenuhnya oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan tes yang diselenggarakan.
Hingga saat ini, kelas XII juga masih mengikuti pembelajaran untuk tes akhir semester yang diselenggarakan masing-masing sekolah. Namun, hasil TKA akan menjadi poin penilaian tersendiri bagi mereka yang hendak melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, khususnya jalur prestasi.
”Tapi, bagi mereka tidak ikut TKA tidak berarti itu akhir dunia. Mereka tetap memiliki nilai rapor yang juga menjadi dasar bagi perguruan tinggi menelusuri calon mahasiswa barunya,” pungkasnya. TIF
Baca juga : SBY Yakin, Presiden Sudah Kerja Maksimal
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Jumat, 26 Desember 2025 dengan judul "Anggota DPR Prihatin Dengan Hasil TKA Nasional Kemendikdasmen Diminta Evaluasi Lagi Proses Belajar"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya