Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal menegaskan, tidak ada keterlibatan pihak tertentu dalam pengisian jabatan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun pejabat eksekutif Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penegasan tersebut disampaikan Hekal menyikapi dinamika terkini di sektor pasar keuangan nasional, termasuk pengunduran diri sejumlah pimpinan OJK dan pejabat eksekutif BEI usai terbitnya laporan evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar modal Indonesia.
“Perlu saya sampaikan klarifikasi dan penegasan kepada masyarakat luas,” kata Hekal, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/1/2026).
Baca juga : Komisi V DPR Dorong Penertiban Perlintasan Kereta Api Ilegal Di Daerah
Hekal memastikan, tidak ada pejabat dari Danantara, Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN), direksi perusahaan BUMN, maupun pihak-pihak yang terkait dengan institusi tersebut yang akan menggantikan atau menduduki jabatan pimpinan di OJK maupun posisi pejabat eksekutif di BEI.
“Tidak ada pejabat dari Danantara atau BUMN yang akan masuk atau menggantikan posisi pimpinan di OJK dan BEI,” tegasnya.
Menurut Hekal, seluruh posisi yang saat ini kosong atau ditinggalkan, baik di OJK maupun di BEI, akan diisi oleh putra-putri terbaik bangsa yang kompeten dan memiliki keahlian di bidang pasar keuangan.
Baca juga : KBPP Polri PD Metro Jaya Dukung Sikap Kapolri Pertahankan Independensi Polri
Ia juga memastikan, Komisi XI DPR tetap menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dan konstruktif untuk menjaga independensi OJK dan BEI sebagai regulator dan penyelenggara pasar keuangan nasional.
“Independensi OJK dan BEI harus tetap terjaga agar kredibilitas dan daya saing pasar keuangan Indonesia tetap kuat di mata investor domestik maupun global,” ujarnya.
Hekal mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, pelaku pasar, hingga masyarakat luas, agar tidak terjebak pada spekulasi yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar.
Baca juga : Komisi XII DPR Apresiasi Keandalan PLTGU Muara Tawar
Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung proses pembenahan dan penguatan infrastruktur pasar keuangan nasional secara berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya