Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ekosistem Dan Wisata Bisa Terganggu
DPR Minta Kebakaran Bromo Ditangani, Usut Penyebabnya
Senin, 10 Agustus 2026 07:05 WIB
Sebelumnya
Anggota Komisi IV DPR Hindun Anisah menambahkan, ancaman fenomena iklim seperti El Nino yang memicu kekeringan ekstrem direspons melalui sistem kesiapsiagaan nasional yang proaktif. Bukan sekadar bertindak reaktif saat api membesar. Karena itu, Pemerintah diminta bergerak cepat, bukan hanya fokus memadamkan api, tetapi memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran serupa tidak terjadi di daerah lain.
Kemenhut (Kemenhut), lanjut Hindun, perlu mengoptimalkan seluruh instrumen pencegahan. Mulai dari memperketat patroli terpadu, pemantauan titik panas (hotspot) secara intensif, menyiagakan peralatan pemadaman modern, hingga menggencarkan edukasi mitigasi kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan. “Jangan menunggu api membesar baru bergerak. Pencegahan menjadi fokus utama,” tegas politisi PKB ini.
Baca juga : Anak Makan Lahap, Ahli Gizi Ikut Senang
Selain itu, Hindun mendorong penguatan koordinasi lintas sektoral antara Pemerintah Pusat (Pempus), Pemerintah Daerah (Pemda), TNI-Polri, pengelola taman nasional, hingga kelompok relawan lokal. Langkah kolaboratif tersebut dinilai krusial untuk memastikan deteksi dini berjalan efektif.
“Kolaborasi ini penting guna melindungi keanekaragaman hayati, menekan emisi karbon, serta menjaga keselamatan warga sekitar dari ancaman bencana asap dan kekeringan,” kata legislator asal Jawa Tengah (Jateng) ini.
Baca juga : Wamendagri: Penanaman Bukan Sekadar Seremoni
Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, dugaan awal penyebab karhutla di kawasan TNBTS yang menghanguskan lahan seluas 176 hektare diduga dipicu oleh aktivitas manusia, dan bukan faktor alam. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Senin, 10 Agustus 2026 dengan judul "Ekosistem Dan Wisata Bisa Terganggu DPR Minta Kebakaran Bromo Ditangani, Usut Penyebabnya"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya