Dark/Light Mode

Lestari: Bangun Kesiapsiagaan Nasional Menyeluruh Hadapi Potensi Ancaman Bencana

Rabu, 26 Agustus 2026 22:02 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Foto: MPR RI
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Foto: MPR RI

 Sebelumnya 
Peneliti Ahli Utama BRIN, Erma Yulihastin berpendapat bahwa dalam menganalisis gempa di tanah air sebaiknya juga mengaitkan dengan gempa-gempa yang terjadi sebelumnya di negara lain. Apalagi, menurut Erma, wilayah-wilayah tersebut masih berada di sekitar lempeng Pasifik yang akhir-akhir aktif bergerak.

Menurut Erma, dimungkinkan terjadinya gempa utama kedua pada rangkaian gempa yang terjadi di Flores, karena hingga saat ini masih terjadi gempa.

Baca juga : Lestari Dorong Perkuat Sistem Pembelajaran Adaptif Hadapi Ancaman Bencana

Wartawan senior Usman Kansong berpendapat bahwa masyarakat Indonesia hidup di atas ring of fire yang terdiri dari lempeng dan sesar aktif sehingga menjadi negara rawan gempa dan bencana.

Hingga saat ini, ujar Usman, kejadian gempa belum bisa diprediksi. Pada kejadian gempa, tegas Usman, masyarakat yang menjadi korban kerap bukan karena gempa itu sendiri, tetapi karena tertimpa bangunan yang dihuninya. Berdasarkan hal tersebut, sejatinya kita bisa melakukan sejumlah hal yang disebut mitigasi bencana dan mitigasi gempa, untuk mengurangi risiko akibat gempa atau bencana.

Baca juga : Bangun Langkah Strategis Dorong Digitalisasi Naskah Genjot Minat Baca

Setidaknya, menurut Usman, ada sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk memitigasi gempa. Antara lain, tambah dia, di zona merah yang rawan bencana harus tegas dilarang mendirikan bangunan.

Bila harus membangun di zona merah, harus bangun rumah dengan konstruksi tahan gempa. Misalnya rumah panggung sesuai kearifan lokal atau rumah modular hasil rekayasa BRIN yang sudah terbukti tahan gempa.

Baca juga : Ancaman Iklim Mengintai Anak Indonesia, Saatnya Bertindak Nyata

Selain itu, kita harus konsisten melakukan simulasi atau latihan bagaimana mengurangi risiko ketika terjadi gempa. "Umumnya kita baru giat berlatih ketika sudah terjadi gempa. Ketika situasi sudah aman kita sering lupa," ujar Usman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.