Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyayangkan munculnya kerusuhan dampak dari aksi protes massa di sejumlah kota di Amerika Serikat yang memprotes kematian warga kulit hitam George Floyd di tangan polisi yang menangkapnya di Minneapolis, Amerika Serikat. Meutya menyebut, Pemerintah AS perlu meredam gejolak chaos dengan memastikan perbedaan perlakukan tidak terjadi lagi.
Meutya mengingat, negeri Paman Sam itu memiliki Declaration of Independence, sebagai bagian dari sejarah terbentuknya negara Amerika Serikat. Deklarasi kemerdekaan yang memuat poin-poin yang dijadikan dasar dari sebuah kekuatan bagi kebebasan umat manusia yaitu Hak Asasi Manusia (HAM).
Baca juga : Jika Ibadah Haji Gagal, Pemerintah Kudu Beri Penjelasan Terkait Darurat Syar’i
"Ini penting karena, unrest (kerusuhan) yang terjadi di AS tentu mendapat perhatian dunia. Jika tidak ditangani secara cepat dan profesional melalui pendekatan-pendekatan persuasif, dikhawatirkan akan menjadi contoh kurang baik bagi negara lain," kata Meutya, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (31/5).
Meutya juga meminta pemerintah, dalam hal ini Perwakilan RI di Amerika Serikat, untuk memastikan keselamatan para WNI di sana. "Pemerintah melalui Perwakilan Indonesia harus memastikan dan mengikuti dari dekat perkembangan di AS menyusul aksi kerusuhan yang terjadi di sejumlah kota di sana. Apalagi ini punya potensi semakin meluas," ujarnya.
Baca juga : Komisi I DPR Sesalkan Pemilihan Dirut TVRI
Politisi perempuan Partai Golkar itu juga meminta, dalam upaya perlindungan, perwakilan Pemerintah RI di untuk menghubungi WNI secara acak untuk memastikan kondisi keamanan mereka. "Terus berikan informasi melalui website resmi maupun hotline atau aplikasi yang dimiliki oleh Kemlu RI untuk memberikan kondisi dan informasi secara update. Sekaligus juga memberikan imbauan agar WNI di sana, sebisa mungkin untuk tidak keluar rumah hingga situasi aman terkendali," katanya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya